Bank Sampah Pancadaya Padang Gencarkan Tabungan Emas usai MPSL T.A 2026/2027

  • 09 Jul 2026 17:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Usai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Bank Sampah Pancadaya Padang akan menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah di berbagai sekolah. Program yang menyasar siswa SD, SMP hingga SMA sederajat di Kota Padang itu, bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkenalkan konsep mengubah sampah menjadi tabungan emas.

Direktur Induk Bank Sampah Pancadaya Padang, Mina Dewi Sukmawati mengatakan, kegiatan sosialisasi akan dimulai setelah rangkaian MPLS selesai dilaksanakan. Waktu tersebut dinilai tepat karena para siswa telah mulai beradaptasi dengan lingkungan sekolah sehingga lebih siap menerima kebiasaan baru, termasuk memilah dan menabung sampah.

Dewi menyebutkan, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan pelajar. Hingga Maret 2026, Bank Sampah Pancadaya Padang telah memiliki lebih dari tujuh ribu nasabah dan jumlah itu ditargetkan terus bertambah melalui kerja sama dengan berbagai sekolah di Kota Padang.

"Saat ini baru dua sekolah yang telah menjalin kerja sama dalam program menabung sampah, yakni MTs Negeri 6 Padang dan SMP Negeri 2 Padang. Meski demikian, edukasi mengenai pengelolaan sampah telah dilakukan di sejumlah sekolah sebagai langkah awal memperluas jangkauan program tersebut," ucapnya, Kamis, 9 Juli 2026.

Dewi menilai, pendidikan pengelolaan sampah perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan yang terus terbawa hingga dewasa. Selain menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat, program itu juga diharapkan membentuk generasi yang peduli lingkungan sekaligus memiliki budaya menabung.

Direktur Induk Bank Sampah Pancadaya Padang, Mina Dewi Sukmawati berharap semakin banyak sekolah yang bersedia menjalin kerja sama sehingga kebiasaan memilah dan mengelola sampah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari siswa. Melalui program tersebut, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai diharapkan dapat diolah menjadi tabungan emas yang bermanfaat bagi masa depan para pelajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....