Mitos atau Fakta? Bayi Ngeces karena Keinginan Ibu saat Hamil Tidak Terpenuhi
- 11 Jul 2026 10:57 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Di berbagai daerah di Indonesia masih beredar anggapan bahwa bayi yang sering ngeces atau mengeluarkan air liur berlebihan disebabkan oleh keinginan atau ngidam ibu saat hamil yang tidak terpenuhi. Kepercayaan tersebut telah diwariskan secara turun-temurun, tetapi hingga kini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan adanya hubungan antara keduanya.
Faktanya, bayi ngeces merupakan kondisi yang normal, terutama ketika memasuki usia sekitar tiga hingga enam bulan. Tidak terpenuhinya keinginan ibu selama kehamilan tidak memengaruhi produksi air liur maupun perkembangan organ mulut bayi.
Dikutip dari hellosehat.com, ngidam yang tak keturutan saat hamil tidak ada hubungannya dengan seberapa sering bayi Anda mengeces. Mengeces pada bayi adalah hal yang sangat normal.
Perlu diketahui, otot-otot di sekitar mulut bayi yang berusia di bawah dua tahun belum berfungsi dengan sempurna, sehingga bayi masih belum bisa mengendalikan pergerakannya seperti saat menelan. Air liur yang tak tertelan itu tertahan dan akhirnya keluar dari mulut, inilah yang membuat bayi jadi sering mengeces.
Selain itu, bayi juga gemar memasukkan tangan, jari, atau benda ke dalam mulut sebagai bagian dari proses eksplorasi lingkungan. Kebiasaan tersebut dapat merangsang produksi air liur, terlebih saat bayi mulai memasuki masa pertumbuhan gigi, meskipun tidak semua bayi mengalami kondisi yang sama.
Meskipun umumnya normal, orang tua tetap perlu memperhatikan jika bayi mengeluarkan air liur berlebihan disertai kesulitan menelan, demam tinggi, atau tampak kesakitan. Apabila kondisi tersebut terjadi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
Memahami perbedaan antara mitos dan fakta membantu orang tua mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar. Dengan demikian, orang tua dapat lebih tenang dalam merawat bayi dan tidak mudah percaya pada anggapan yang belum terbukti secara ilmiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....