RSUP M Djamil Padang Siapkan Dormitory Penunjang Pembangunan Gedung Utama Baru
- 05 Jul 2026 00:02 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Dr. M. Djamil Padang memprioritaskan percepatan pembangunan gedung dormitory sebagai bagian dari pengembangan masterplan rumah sakit. Fasilitas tersebut akan dimanfaatkan sementara sebagai ruang rawat inap selama pembangunan gedung utama berlangsung agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Jajaran Direksi RSUP Dr. M. Djamil menggelar audiensi dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Padang, Kamis, 2 Juli 2026. Pertemuan ini membahas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap percepatan pembangunan gedung dormitory sekaligus pengembangan kawasan rumah sakit dalam jangka panjang.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, dr. Dovy Djanas mengatakan rencana pengembangan rumah sakit telah masuk dalam Green Book yang difasilitasi Kementerian Kesehatan melalui skema pendanaan pinjaman Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Pengembangan tersebut juga memanfaatkan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang telah memperoleh izin untuk dikelola sesuai masterplan rumah sakit.
“Alhamdulillah, pengembangan masterplan RSUP Dr. M. Djamil sudah masuk Green Book dan difasilitasi Kementerian Kesehatan melalui pendanaan AIIB. Selain itu, kami juga memanfaatkan lahan milik PT KAI yang telah diizinkan untuk mendukung pengembangan kawasan rumah sakit sesuai perencanaan yang telah disusun," ucapnya.
| Baca juga: RSUP M. Djamil Padang Tambah Ruang ICU |
Pada tahap awal kata Dovy, rumah sakit akan membangun Gedung Central Medical Unit (CMU) delapan lantai dan gedung rawat inap Non JKN lima lantai guna meningkatkan kapasitas pelayanan. Pembangunan tersebut harus dilakukan tanpa mengganggu pelayanan karena akan berdampak pada pembongkaran ruang rawat inap yang mengurangi sekitar 179 tempat tidur dari total sekitar 800 tempat tidur yang tersedia.
“Untuk menjaga kapasitas layanan, kami mengusulkan percepatan pembangunan gedung dormitory yang sementara akan difungsikan sebagai ruang rawat inap selama pembangunan gedung utama berlangsung. Setelah Gedung CMU dan gedung rawat inap Non JKN selesai dibangun, dormitory akan kembali digunakan sebagai fasilitas pendidikan, pengembangan SDM, dan akomodasi bagi keluarga pasien,” ujarnya.
Sebelum audiensi dengan Wakil Gubernur, Direksi RSUP Dr. M. Djamil juga berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sumatera Barat terkait aspek teknis pembangunan. Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan tersebut agar pengembangan rumah sakit tetap berjalan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....