Pemkab Pasaman Barat Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting

  • 29 Jun 2026 19:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Percepatan penurunan angka stunting di Pasaman Barat terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat mengajak masyarakat, dunia usaha, BUMN, BUMD, dan organisasi kemasyarakatan untuk terlibat dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, membuka pertemuan Genting di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pasaman Barat, Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menekan angka stunting di daerah.

Doddy menjelaskan, pelaksanaan Genting merupakan tindak lanjut dari berbagai regulasi pemerintah terkait percepatan penurunan stunting. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan nutrisi, tetapi juga mencakup bantuan nonnutrisi seperti penyediaan sarana sanitasi dan akses air bersih bagi keluarga sasaran.

Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Kondisi tersebut merupakan dampak kekurangan gizi kronis yang dapat memengaruhi perkembangan fisik, kecerdasan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Percepatan penurunan stunting membutuhkan kepedulian dan komitmen bersama. Kolaborasi seluruh pihak sangat penting agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata," ujar Doddy.

Ia menambahkan, keberhasilan program sangat bergantung pada pemetaan sasaran yang didukung data yang akurat sehingga pelaksanaan intervensi tidak tumpang tindih dengan program lainnya. Melalui Genting, masyarakat juga diajak menjadi bagian dari solusi dengan menyalurkan donasi untuk balita dan ibu hamil yang membutuhkan intervensi gizi.

"Berapa pun nilai donasi yang diberikan memiliki arti besar bagi masa depan anak-anak kita. Dengan semangat gotong royong, kita dapat memutus rantai stunting di Pasaman Barat," katanya.

Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Pasaman Barat, Armen, mengatakan Genting merupakan gerakan berbasis gotong royong yang melibatkan perusahaan, BUMN, BUMD, organisasi, dan masyarakat dalam mendukung keluarga berisiko stunting. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar angka stunting di Pasaman Barat terus menurun dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....