Menjaga Waktu Tidur Cukup Membantu Proses Perkembangan Otak Anak
- 20 Jun 2026 20:28 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kebutuhan istirahat malam yang cukup seringkali terabaikan oleh anak-anak karena terlalu asyik bermain gawai hingga larut malam. Padahal kurang tidur dapat memberikan dampak yang buruk bagi perkembangan fungsi kognitif otak anak usia sekolah kita.
Menurut Psychology Today, saat anak-anak tidur nyenyak di malam hari, otak mereka bekerja aktif menyusun kembali memori pembelajaran harian. Proses biologis ini sangat penting untuk membantu meningkatkan konsentrasi dan daya ingat anak saat belajar di sekolah.
Selain itu fase tidur dalam juga memicu pelepasan hormon pertumbuhan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anak-anak. Jika waktu tidur mereka sering berkurang, proses perkembangan fisik dan kematangan mental anak pasti akan menjadi terhambat.
Anak yang kurang beristirahat cenderung mudah merasa lelah sehingga menjadi sangat rewel saat beraktivitas di pagi hari. Kondisi emosional yang tidak stabil tersebut dapat mengganggu konsentrasi mereka dalam menyerap materi pelajaran dari guru.
Para ahli kesehatan menyarankan anak usia sekolah untuk mendapatkan waktu tidur minimal sembilan jam setiap malam hari. Orang tua wajib menetapkan jadwal tidur yang konsisten agar anak-anak terbiasa beristirahat secara teratur setiap harinya.
Mematikan perangkat elektronik satu jam sebelum waktu tidur juga sangat efektif untuk meningkatkan kualitas istirahat sang anak. Suasana kamar yang tenang dan nyaman akan mempercepat anak untuk memasuki fase tidur yang pulas secara alami.
Menjaga pola tidur yang sehat sejak dini merupakan kunci utama dalam mendukung kecerdasan buah hati secara optimal. Perhatian penuh dari orang tua akan memastikan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan juga berprestasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....