Cegah Dehidrasi saat Olah Raga
- 28 Apr 2026 11:03 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kebutuhan akan cairan dalam tubuh wajib diperhatikan, apa lagi saat melakukan kegiatan berat yang membutuhkan energi yang banyak. Kebutuhan cairan setiap orang akan berbeda beda, oleh karenanya penting mengenali kebutuhan tubuh agar tubuh tidak kekurangan cairan/dehidrasi.
Dehidrasi adalah kondisi tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga keseimbangan air terganggu.Dehidrasi dapat dicegah dengan menjaga keseimbangan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama saat cuaca panas, saat berolah raga atau saat tubuh kita kurang fit karena demam, diare atau muntah-muntah.
Untuk menjaga kebugaran tubuh biasanya kita rutin melakukan olah raga, dan aktifitas ini tentu membuat tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat, jika tidak diganti dengan cairan yang masuk, tubuh bisa terdehidrasi dan performa terganggu yang beresiko bagi kesehatan tubuh. Dampak yang akan dirasakan ketika ketika dehidrasi seperti penurunan daya tahan tubuh, mudah lelah, gangguan konsentrasi, reaksi lambat, kram otot, meningkatnya resiko penyakit, penurunan volume darah sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke otot berkurang.
Ada beberapa langkah untuk cegah dehidrasi menurut Alodokter, diantaranya:
1. Mencukupi Kebutuhan Harian; Orang dewasa umumnya dianjurkan untuk minum sekitar 2 liter air per hari atau setara dengan 8 gelas. Namun, kebutuhan ini dapat meningkat saat cuaca panas, hamil, menyusui, atau beraktivitas fisik berat.
2. Mengkonsumsi makanan kaya air; Buah dan sayuran dengan kandungan air tinggi dapat membantu menjaga hidrasi tubuh. Contohnya adalah semangka, melon, jeruk, timun, dan selada. Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, makanan tersebut juga mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh.
3. Menyesuaikan asupan cairan saat beraktifitas; Pastikan untuk minum sebelum ,selama dan setelah berolah raga atau melakukan aktivitas fisik terutama dilingkungan yang panas atau lembab.
4. Membatasi minuman pemicu dehidrasi; minuman berkafein seperti kopi dan teh serta minuman beralkohol dapat meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh, konsumsi minuman tersebut sebaiknya dibatasi agar tidak memicu dehidrasi.
5. Menjaga kebersihan cegah penyakit; Beberapa penyakit seperti diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dalam jumlah besar, oleh karena itu menjaga kebersihan termasuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir , penting dilakukan untuk mencegah infeksi.
6. Mengenal dan menangani gejala sejak dini; Jika muncul tanda dehidrasi seperti haus berlebihan, mulut kering, lemas, atau urine berwarna gelap, segera tingkatkan asupan cairan.
Pencegahan dehidrasi dapat dilakukan dengan langkah sederhana, tetapi perlu diterapkan secara konsisten, dengan menjaga kecukupan cairan tubuh, resiko terjadinya dehidrasi dan komplikasinya dapat diminimalkan. Perhatikan hal-hal kecil dengan tanda dehidrasi untuk menghindari resiko yang besar terjadi pada tubuh kita. Salah satu cara termudah apakah anda mengalami dehidrasi adalah dengan cara melihat warna urine yang harus berwarna terang tidak gelap/kecoklatan berarti jika mendapati warna urine anda gelap/kecoklatan anda butuh konsumsi lebih banyak cairan.
Jangan tunggu hingga merasa haus untuk minum, karena itu adalah tanda dari tubuh kekurangan cairan/air , pastikan untuk menjaga hidrasi sepanjang hari agar tubuh selalu berfungsi dengan semestinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....