Mahasiswa FK Unand Laksanakan Kuliah Lapangan di Lubuk Begalung

  • 18 Apr 2026 16:45 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Fakultas Kedokteran Universitas Andalas menggelar program FOME, IPE, dan Kuliah Lapangan di Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu 18 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Kedokteran dan Kebidanan Program Sarjana Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis masyarakat.

Camat Lubuk Begalung, Kota Padang, Noviandi Amir dalam sambutannya mengatakan, FOME atau program Family Oriented Medical Education (Pendidikan Kedokteran Berbasis Keluarga) atau Family Oriented Midwifery Education (untuk kebidanan) sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang.

“Program ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah kota, yakni menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang yang sehat dan pintar, berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk tenaga kesehatan dan akademisi menjadi kunci mewujudkan masyarakat yang sehat.

“Kesehatan tidak hanya dimaknai sebagai kondisi fisik semata, tetapi juga mencakup kesehatan jiwa dan sosial sebagai satu kesatuan yang utuh dalam membangun kualitas hidup masyarakat,” kata Noviandi.

Ia berharap, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa berkontribusi langsung di tengah masyarakat, sekaligus menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat di lingkungan sekitarnya. Sementara itu, kehadiran Program FOME di Kelurahan Gates Nan XX diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Melalui pendekatan edukatif, promotif, dan preventif yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan, tetapi juga pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pola hidup sehat. Kami mendukung keterlibatan langsung mahasiswa di daerah ini,” ujarnya.

Dengan keterlibatan langsung di lapangan, mahasiswa turut membantu mengidentifikasi permasalahan kesehatan, memberikan edukasi, serta menjadi penggerak perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, tenaga kesehatan, dan dunia akademik melalui program FOME ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan berkualitas.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan ini juga direncanakan berlangsung secara berkelanjutan melalui pendampingan dan evaluasi berkala oleh dosen pembimbing serta tenaga kesehatan setempat. Dengan demikian, intervensi yang dilakukan mahasiswa tidak hanya bersifat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesadaran, kemandirian, dan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....