Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal

  • 13 Apr 2026 17:49 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman resmi meluncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Integrasi Layanan Primer (ILP) Sedap Malam. Peluncuran tersebut berlangsung di Puskesmas Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai, Senin, 13 April 2026.

Program ini menjadi tonggak transformasi Posyandu dari layanan kesehatan dasar menjadi pusat pelayanan terpadu berbasis komunitas. Transformasi ini diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan layanan dasar masyarakat secara lebih menyeluruh.

Peresmian dilakukan Ketua Tim Pembina Posyandu Padang Pariaman, Nita Christanti Azis. Dalam sambutannya, ia menegaskan transformasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas fungsi Posyandu.

“Transformasi ini menandai perubahan Posyandu dari layanan kesehatan dasar menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang SPM. Yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum,” ujar Nita.

Ia menjelaskan, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu juga mencakup berbagai aspek pelayanan dasar lainnya seiring dengan perubahan sistem layanan.

Seiring transformasi tersebut, peran kader Posyandu juga semakin luas dalam melayani masyarakat. Kader tidak hanya melakukan pendataan kesehatan, tetapi juga menerima dan mencatat berbagai keluhan masyarakat.

Keluhan yang dihimpun meliputi persoalan sosial, rumah tidak layak huni, hingga kondisi keamanan lingkungan. Seluruh data tersebut kemudian diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.

Perangkat daerah yang terlibat antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, hingga Satpol PP. Langkah ini dilakukan agar penanganan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Harapannya, setiap laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih responsif,” tambahnya.

Saat ini terdapat sekitar 800 Posyandu yang tersebar di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Seluruh Posyandu tersebut akan diintegrasikan ke dalam sistem layanan baru ini.

Transformasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi dan berbasis data. Selain itu, layanan juga diharapkan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat nagari dan desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....