Menikmati Makanan Favorit Tetap Aman dari Gula Tinggi saat Lebaran

  • 21 Mar 2026 09:14 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Setelah menjalani puasa selama sekitar 29–30 hari, momen Lebaran menjadi waktu yang dinanti untuk menikmati berbagai makanan favorit yang sebelumnya dibatasi. Namun perubahan pola makan secara tiba-tiba, terutama konsumsi makanan tinggi gula, dapat berdampak pada kesehatan jika tidak dikendalikan.

Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan konsumsi gula masyarakat Indonesia masih melebihi anjuran, yaitu di atas 50 gram per hari atau sekitar 4 sendok makan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti diabetes jika tidak diatur dengan baik, terutama saat konsumsi makanan manis meningkat di hari raya.

Salah satu cara aman adalah dengan tetap mengontrol porsi makanan manis yang dikonsumsi saat Lebaran. Mengambil porsi kecil namun tetap menikmati rasa dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah tanpa harus menahan diri secara berlebihan.

Selain itu, mengombinasikan makanan manis dengan makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh. Serat berperan penting dalam menjaga kestabilan kadar gula darah setelah makan.

Mengatur waktu makan juga penting agar tubuh tidak menerima asupan gula dalam jumlah besar sekaligus. Memberi jeda antar waktu makan sekitar 2–3 jam dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Menurut World Health Organization, konsumsi gula tambahan sebaiknya dibatasi kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian untuk menjaga kesehatan. Hal ini menjadi penting terutama saat konsumsi makanan manis meningkat seperti pada momen Lebaran.

Aktivitas fisik ringan juga dapat membantu tubuh mengolah kelebihan gula yang masuk. Olahraga ringan selama 20–30 menit per hari dapat membantu menjaga metabolisme tetap stabil.

Dengan pengaturan pola makan yang tepat, masyarakat tetap dapat menikmati makanan favorit setelah sebulan berpuasa tanpa harus khawatir terhadap risiko gula berlebih. Kunci utamanya adalah keseimbangan antara menikmati hidangan dan menjaga kesehatan tubuh.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....