Ngopi saat Berbuka Selama Ramadhan
- 23 Feb 2026 16:22 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Ngopi saat berbuka puasa memang menjadi kebiasaan sebagian masyarakat Indonesia karena aroma dan rasa kopi dapat membantu mengembalikan semangat setelah hampir 13–14 jam berpuasa. Namun, penting dipahami bahwa kafein dalam secangkir kopi rata-rata mengandung sekitar 80–100 mg kafein yang bisa memengaruhi lambung dan kualitas tidur bila dikonsumsi langsung saat perut kosong.
Menurut anjuran para ahli gizi dan juga pedoman kesehatan dari Kementerian Kesehatan, berbuka sebaiknya diawali dengan air putih dan makanan manis alami seperti kurma untuk membantu mengembalikan kadar gula darah secara bertahap. Data menunjukkan 1–3 butir kurma sudah cukup membantu menaikkan energi tanpa membebani sistem pencernaan secara mendadak.
Mengonsumsi kopi tepat setelah azan maghrib berisiko memicu asam lambung naik, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gastritis atau GERD. Studi kesehatan menyebutkan kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga lebih aman bila kopi diminum setelah makan malam atau sekitar 1–2 jam setelah berbuka.
Selain itu, waktu konsumsi kopi juga perlu memperhatikan pola tidur selama Ramadhan karena banyak orang bangun lebih awal untuk sahur. Konsumsi kafein kurang dari 6 jam sebelum tidur dapat mengurangi durasi dan kualitas tidur, sehingga minum kopi terlalu malam bisa membuat tubuh kurang optimal keesokan harinya.
Jika tetap ingin menikmati kopi saat berbuka, pilihlah kopi dengan kadar kafein lebih rendah atau batasi hanya satu cangkir per hari sesuai anjuran konsumsi kafein harian maksimal 400 mg untuk orang dewasa sehat. Hindari tambahan gula berlebihan agar asupan kalori tetap terkontrol dan tidak meningkatkan risiko lonjakan gula darah.
Bagi penderita hipertensi atau gangguan lambung, konsultasi dengan tenaga medis sangat disarankan sebelum menjadikan kopi sebagai menu rutin berbuka. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi kafein dapat meningkatkan tekanan darah sementara sekitar 5–10 mmHg pada individu sensitif.
Pada akhirnya, ngopi saat berbuka bukan hal yang dilarang, tetapi perlu strategi agar tetap sehat dan tidak mengganggu ibadah serta aktivitas esok hari. Bijak memilih waktu, jumlah, dan jenis kopi akan membantu menjaga keseimbangan energi dan kesehatan selama bulan suci Ramadhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....