Dokter Syamel Muhammad Resmi Nakhodai Yayasan Kanker Indonesia Sumbar

  • 14 Feb 2026 19:53 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dokter Syamel Muhammad, SpOG, Subsp. Onk(K) resmi menakhodai Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Sumatera Barat masa bakti 2026–2031. Pelatikan berlangsung dalam rangkaian World Cancer Day Symposium 2026 di Padang, Sabtu 14 Februari 2026.

Pengukuhan ditandai dengan pemasangan pin oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi kepada dr. Syamel Muhammad beserta jajaran pengurus baru YKI. Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap pengurus yang baru dilantik.

Gubernur menegaskan, YKI merupakan lembaga nirlaba yang memiliki peran strategis dalam kegiatan promotif, preventif, hingga pendampingan pasien kanker. "Tugas yang diemban bukan hal ringan, tetapi merupakan amanah mulia yang berkaitan erat dengan perjuangan kemanusiaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga memaparkan situasi terkini terkait tren kanker di Indonesia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) tahun 2022, tercatat lebih dari 408 ribu kasus baru dan sekitar 242 ribu kematian akibat kanker.

Jenis kanker dengan angka kematian tertinggi antara lain kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker kolorektal, dan kanker hati. Kondisi ini disebutnya memerlukan perhatian serius dan kerja bersama lintas sektor.

Menurut Mahyeldi, tantangan besar tersebut tidak dapat diatasi pemerintah daerah secara mandiri. Diperlukan peran organisasi masyarakat seperti YKI yang selama ini konsisten bergerak dalam edukasi, pendampingan, serta advokasi kesehatan. Ia berharap pengurus baru dapat menjadi garda terdepan dalam upaya melawan kanker dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta tenaga kesehatan di Sumbar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUP Dr. M. Djamil Padang, dr. Dovy Djanas, Sp.OG(K), KFM, MARS, FISQua, menyampaikan, menjadi bagian dari perjuangan melawan kanker merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia menekankan, persoalan kanker tidak hanya menyangkut aspek medis, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, dan psikologis keluarga pasien. Banyak pasien yang datang dalam kondisi stadium lanjut, sehingga penanganan menjadi lebih kompleks.

"Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumbar, RSUP Dr. M. Djamil Padang terus memperkuat layanan kanker mulai dari bedah onkologi, kemoterapi, patologi anatomi, hingga peningkatan keselamatan pasien berbasis teknologi dan bukti ilmiah. Meski demikian, upaya promotif dan preventif harus menjadi prioritas, termasuk skrining dini kanker serviks, kanker payudara, dan jenis kanker lainnya yang harus menjangkau seluruh kabupaten dan kota," ucap Dovy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....