Waspadai Bahaya Talenan Plastik yang Mengancam Kesehatan
- 31 Des 2025 10:30 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Talenan merupakan peralatan dapur yang hampir tak pernah absen dari aktivitas memasak sehari-hari. Mulai dari memotong sayur, buah, hingga daging mentah, talenan menjadi alas utama yang praktis dan mudah digunakan.
Salah satu jenis yang paling banyak dipilih masyarakat adalah talenan plastik karena harganya terjangkau, bobotnya ringan, serta mudah dibersihkan. Namun, di balik kepraktisan tersebut, tersimpan sejumlah risiko kesehatan yang kerap luput dari perhatian.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Science & Technology mengungkapkan bahwa talenan plastik, khususnya yang terbuat dari polyethylene dan polypropylene, berpotensi melepaskan mikroplastik ke dalam makanan. Gesekan pisau saat memotong dapat menyebabkan serpihan plastik berukuran sangat kecil tercampur dengan bahan pangan.
Jika digunakan lama dan terpapar secara terus-menerus, mikroplastik dikhawatirkan dapat berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang. Tak hanya itu, permukaan talenan plastik yang penuh goresan juga menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
Bakteri dari daging mentah, ikan, atau unggas dapat terperangkap di celah-celah halus yang sulit dibersihkan secara sempurna, bahkan setelah dicuci. Kondisi ini meningkatkan risiko kontaminasi makanan dan gangguan kesehatan.
Risiko semakin besar ketika satu talenan plastik digunakan untuk berbagai jenis bahan makanan tanpa pemisahan. Kontaminasi silang, seperti perpindahan bakteri dari daging mentah ke sayuran atau makanan siap santap, dapat terjadi dan berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan hingga keracunan makanan.
Selain itu, talenan plastik berkualitas rendah berisiko mengandung bahan kimia tertentu. Paparan panas atau kondisi talenan yang sudah rusak dapat mempercepat perpindahan zat kimia tersebut ke makanan, yang pada akhirnya membahayakan tubuh.
Berbeda dengan talenan kayu atau bambu yang kerusakannya lebih mudah terlihat, talenan plastik sering kali tetap digunakan meski permukaannya sudah dipenuhi goresan halus. Padahal, kondisi tersebut menandakan talenan sudah tidak higienis dan sebaiknya segera diganti.
Untuk meminimalkan risiko, disarankan menggunakan talenan terpisah untuk bahan mentah dan makanan matang. Pilihan bahan yang lebih aman seperti kayu, bambu, atau stainless steel juga dapat dipertimbangkan. Jika tetap menggunakan talenan plastik, pastikan membersihkannya dengan air panas dan sabun setelah digunakan serta menggantinya secara berkala ketika permukaannya mulai rusak.
Kesadaran akan keamanan peralatan dapur menjadi langkah kecil namun penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Karena makanan sehat tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh alat yang menyentuhnya setiap hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....