Bupati Agam Dukung Pengembangan Pendidikan Al-Quran di Sumbar

  • 30 Sep 2026 19:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Bupati Agam, Benni Warlis, menghadiri pelantikan Pengurus Yayasan Pengembangan Ilmu Al-Quran (YPIQ) Sumatera Barat periode 2026-2031 di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Rabu, 30 September 2026. Pelantikan pengurus YPIQ Sumbar tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Pengembangan Ilmu Al-Quran, Prof. Dr. Irwan Prayitno.

Kegiatan ini turut menjadi momentum memperkuat peran YPIQ dalam pengembangan pendidikan Al-Quran di Sumatera Barat. Kehadiran Bupati Agam menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pengembangan pendidikan Al-Quran dan pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman agama serta akhlak yang baik.

Pada kesempatan itu, Benni Warlis menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus YPIQ Sumbar yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan periode 2026-2031 dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan membawa organisasi semakin berkembang.

“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus YPIQ Sumatera Barat yang baru dilantik. Kita yakin dengan kepengurusan yang baru ini, YPIQ dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi dalam mempersiapkan generasi yang memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Quran,” ujarnya.

Menurut Benni, Pemerintah Kabupaten Agam mendukung keberadaan YPIQ karena sejalan dengan visi daerah mewujudkan Agam Madani yang maju, adil, dan sejahtera. Ia berharap terjalin kolaborasi antara Pemkab Agam dan YPIQ dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

Benni mengatakan salah satu program unggulan Pemkab Agam, yakni Bangkik dari Surau, memiliki keterkaitan dengan upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Quran. Menurutnya, pendidikan Al-Quran perlu diperkuat agar generasi penerus tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan menerapkan nilai-nilainya.

“Program Bangkik dari Surau tidak terlepas dari pendidikan Al-Quran. Karena itu, kita perlu bersama-sama mempersiapkan generasi penerus yang Qurani, tidak hanya mampu membaca Al-Quran, tetapi juga memahami dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendidikan berbasis Al-Quran diharapkan membentuk generasi berkarakter, berakhlak, berilmu, dan memiliki keterampilan sebagai sumber daya manusia yang handal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....