Disdikbud Agam Perkuat Kompetensi Guru PAI Hadapi Era Digital

  • 30 Sep 2026 02:24 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam memperkuat kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SMP melalui pelatihan yang digelar di Aula Disdikbud Agam, Selasa, 29 September 2026. Kegiatan bertema “Guru PAI Profesional, Teladan Sepanjang Masa” tersebut diikuti sekitar 60 guru PAI SMP se-Kabupaten Agam.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Agam, Mursal Asmir. Kegiatan dibuka Sekretaris Disdikbud Agam yang mewakili Kepala Disdikbud Agam, Aslim, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan guru menghadapi perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.

Sekretaris Disdikbud Agam, Aslim menekankan pentingnya guru mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik. Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut guru memiliki kemampuan beradaptasi dalam proses pembelajaran.

“Guru harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Saat ini kami berada pada era teknologi yang berkembang sangat cepat dan canggih. Karena itu, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga mendorong guru PAI di sekolah umum untuk menghadirkan inovasi dalam pembelajaran agama. Inovasi tersebut dinilai penting agar pendidikan agama mampu menjawab kebutuhan peserta didik sekaligus meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap pendidikan agama yang diberikan di sekolah umum.

“Harapan kami, pelatihan ini melahirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi murid, sekolah, maupun lingkungan. Guru PAI memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak mulia,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Agam, Syukria, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru secara menyeluruh. Kompetensi yang diperkuat mencakup aspek pedagogik, sosial, kepribadian, serta profesionalisme guru.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembangkan potensi utama yang dimiliki guru. Baik dari sisi pedagogik, sosial, kepribadian maupun profesionalisme,” ujarnya.

Syukria menambahkan, guru PAI juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi tetap harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Melalui pelatihan tersebut, Disdikbud Agam berharap guru PAI tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, tetapi juga semakin kreatif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....