Unand Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana lewat Teknologi Lokal
- 29 Sep 2026 17:58 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) kembali menggelar The 5th International Conference on Disaster Management (ICDM) 2026 di Convention Hall Unand, 29–30 September 2026. Konferensi bertema “Integrating Technology and Local Wisdom for Sustainable Disaster Management” tersebut mempertemukan akademisi, praktisi, dan pemerintah untuk membahas penguatan pengelolaan risiko bencana.
Rektor Unand Dr. Efa Yonnedi mengatakan pengalaman bencana di Sumatera Barat, termasuk gempa bumi 2009, menjadi pembelajaran dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta pemanfaatan pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kondisi daerah.
“Namun, kita tidak bisa hanya mengandalkan teknologi. Di sinilah proses mengintegrasikan teknologi dan kearifan lokal untuk manajemen bencana yang berkelanjutan menjadi penting, karena kita perlu mempertemukan teknologi modern dengan local wisdom,” ucapnya.
Ia menjelaskan teknologi dapat digunakan untuk memperkuat sistem peringatan dini, pemodelan risiko bencana, hingga komunikasi dalam mendukung pengambilan keputusan. Pendekatan tersebut perlu dipadukan dengan pengetahuan lokal agar masyarakat memiliki kemampuan menghadapi ancaman bencana yang sesuai dengan karakter wilayahnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumbar, Yozawardi Usama Putra menekankan potensi bencana tidak dapat dipastikan waktu kejadiannya. “Potensi bukanlah prediksi, sehingga yang harus kita bangun bukanlah ketakutan, tetapi kesiapsiagaan,” ujarnya.
Disamping itu, Sekretaris Utama BNPB Rustian menyebutkan hingga 28 September 2026 terdapat 1.980 kejadian bencana di Indonesia, dengan 99,14 persen didominasi bencana hidrometeorologi. Di Sumatera Barat, Indeks Risiko Bencana 2025 tercatat 176,82 atau berada pada kategori tinggi, sehingga penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi kebutuhan penting.
"ICDM 2026 juga menghasilkan penguatan kerja sama Unand dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah daerah melalui riset, pengembangan teknologi, penguatan data, pendidikan, pelatihan, serta rekomendasi kebijakan. Konferensi yang menghadirkan pembicara dari Indonesia, Filipina, India, Sri Lanka, Australia, dan Malaysia itu diharapkan mendorong hasil penelitian menjadi inovasi dan kebijakan untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....