Mata dari Langit: Cara Satelit Memantau Perubahan Bumi
- 29 Sep 2026 08:33 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Satelit membantu manusia mengamati perubahan permukaan bumi melalui gambar dan data yang dikumpulkan dari luar angkasa secara berkala. Teknologi tersebut mampu merekam perubahan tutupan lahan, hutan, perairan, awan, serta wilayah perkotaan dari waktu ke waktu terus.
Menurut Livescience, data satelit dapat menunjukkan berkurangnya kawasan hutan akibat penebangan, kebakaran, maupun perubahan fungsi lahan dalam suatu wilayah. Perubahan tersebut dapat dipantau secara berkala sehingga perkembangan kondisi lingkungan terlihat lebih jelas dan mudah dibandingkan sebelumnya.
Satelit juga membantu mengamati perubahan garis pantai akibat abrasi, sedimentasi, maupun aktivitas pembangunan di kawasan pesisir secara berkala. Informasi itu berguna untuk memahami dinamika wilayah pesisir dan mendukung perencanaan pengelolaan kawasan yang lebih terarah serta berkelanjutan.
Selain daratan, satelit dapat memantau kondisi laut melalui pengamatan suhu permukaan, warna air, serta pergerakan awan secara berkala. Pemantauan tersebut membantu peneliti memahami perubahan lingkungan laut dan mengenali pola yang berkaitan dengan kondisi atmosfer secara baik.
Untuk kebencanaan, data satelit dapat digunakan untuk melihat wilayah terdampak banjir, longsor, kebakaran hutan, serta letusan gunungapi terus. Informasi dari pengamatan tersebut membantu proses pemetaan wilayah terdampak dan mendukung perencanaan penanganan bencana secara lebih cepat.
Keunggulan satelit terletak pada kemampuannya mengamati wilayah luas tanpa harus berada langsung di lokasi yang dipantau secara terus-menerus. Karena itu, pemanfaatan data satelit menjadi bagian penting dalam memahami perubahan bumi dan menjaga lingkungan untuk masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....