UNP Dorong Literasi Digital Siswa SD Suliki Lewat Workshop Creative Coding
- 08 Agt 2026 11:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Tim dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) mendorong peningkatan literasi digital dan kemampuan berpikir komputasional generasi muda di daerah melalui workshop Creative Coding bagi siswa sekolah dasar di Nagari Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang mengusung tema “Workshop Creative Coding: Membangun Logika Berpikir Kreatif Melalui Pembuatan Game Sederhana bagi Siswa SD di Nagari Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota” tersebut dilaksanakan di SD Negeri 03 Limbanang, Nagari Suliki, Kecamatan Suliki, pada 25 Juli 2026.
Ketua Pengabdian Masyarakat Dr. Yeni Erita, M.Pd. mengatakan materi workshop dikemas secara interaktif melalui konsep fun learning, sehingga peserta dapat memahami dasar teknologi dan pemrograman tanpa merasa terbebani dengan konsep coding yang rumit.
"Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar komputer, cara kerja sebuah instruksi, serta pentingnya berpikir secara sistematis melalui berbagai analogi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga dikenalkan dengan pemrograman visual menggunakan perangkat lunak yang ramah anak, seperti Scratch atau platform sejenis," ujar Dr. Yeni pada Sabtu 8 Agustus 2026.

Narasumber kegiatan, Bima Prakarsa Arzfi, M.Pd.Gr., dari SDN 03 Sawahan Kota Padang, memberikan materi dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik pembelajaran anak sekolah dasar. "Melalui metode drag-and-drop, peserta belajar menyusun blok-blok perintah untuk membangun logika sebuah program. Mereka kemudian didampingi membuat game sederhana, mulai dari mengatur pergerakan karakter, menciptakan rintangan, hingga menentukan sistem skor," ucap Bima.
Tidak hanya melalui pendampingan, peserta juga diberi kesempatan membuat game secara mandiri. Beberapa peserta bahkan tampil mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas, sehingga kegiatan tersebut turut melatih kepercayaan diri sekaligus membangun jiwa kompetitif yang sehat.
Antusiasme peserta semakin terlihat ketika mereka diberi tantangan membuat game dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi. Game yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kreatif di kelas masing-masing.
Ketua KKKGS Nagari Suliki yang diwakili Ratno Zaputra, S.Pd., mengapresiasi kegiatan yang dinilai penting untuk membuka wawasan anak-anak di daerah terhadap perkembangan teknologi digital.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi tinggi kepada tim dosen PGSD FIP UNP yang diketuai Dr. Yeni Erita beserta rombongan yang telah memilih Nagari Suliki sebagai lokasi pengabdian. Pelatihan seperti ini sangat langka dan penting untuk membuka wawasan anak-anak kami di daerah agar siap menghadapi perkembangan era digital yang begitu cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 03 Limbanang Nagari Suliki, Joni Afriandi, S.Pd., menyatakan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kemampuan coding dan berpikir komputasional perlu dikenalkan sejak dini dan tidak hanya menjadi keterampilan yang dapat diakses siswa di perkotaan.
“Kami dari pihak kepala sekolah sangat mendukung penuh inisiatif kreatif ini. Pemrograman atau coding bukan lagi hal yang eksklusif milik anak-anak di kota besar. Melalui workshop ini, kita sedang menanamkan fondasi logika berpikir kritis yang kuat bagi anak-anak kita di Suliki,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....