Sekolah Rakyat Tanjung Alam Buka Peluang Usaha bagi Masyarakat
- 07 Agt 2026 05:27 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Keberadaan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, diproyeksikan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Sekolah berkapasitas hingga 3.000 siswa itu dinilai akan menciptakan permintaan terhadap berbagai kebutuhan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan kebutuhan operasional sekolah akan melibatkan banyak sektor, mulai dari penyediaan telur, daging, ayam, sayuran, beras hingga jasa pendukung lainnya. Aktivitas kunjungan orang tua ke sekolah juga diperkirakan meningkatkan perputaran ekonomi dan belanja kebutuhan sehari-hari masyarakat.
"Tidak hanya itu, kunjungan orang tua ke sekolah tiap hari juga memicu peredaran uang, sebagai penambah belanja sembako. Ini pada gilirannya segera menggerakkan roda perekonomian masyarakat," kata Eka Putra, Kamis 6 Agustus 2026.
Ia menyebut, Pemkab Tanah Datar saat ini mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat agar segera dapat dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum. Persiapan lahan seluas 23 hektare telah rampung dan diperuntukkan bagi pembangunan sekolah dengan kapasitas 3.000 siswa.
Lahan tersebut merupakan hibah dari keluarga besar COO Danantara, Dony Oskaria, kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Eka berharap Dony Oskaria dapat segera berkunjung ke Tanah Datar untuk melakukan groundbreaking Sekolah Rakyat sekaligus meresmikan hunian tetap terpadu yang dikerjakan PT Nindya Karya di Nagari Rambatan.
Secara nasional, sebanyak 182 Sekolah Rakyat telah beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027, meningkat dari 166 sekolah rintisan pada tahun sebelumnya. Jumlah peserta didik juga meningkat menjadi sekitar 45 ribu siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dari sebelumnya 14.776 siswa.
Dari jumlah tersebut, 93 Sekolah Rakyat telah memiliki gedung permanen. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 dengan kapasitas gedung permanen umumnya 2.000 hingga 2.500 siswa.
Dengan kapasitas mencapai 3.000 siswa, Sekolah Rakyat Tanjung Alam diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Selain memberikan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu, keberadaannya diharapkan menjadi pusat aktivitas baru yang turut memperkuat perekonomian masyarakat Tanah Datar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....