Aroma Khas Tanah setelah Turunnya Hujan
- 26 Jul 2026 21:55 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Aroma khas tanah setelah hujan disebut petrichor. Senyawa utama penyebab aroma ini adalah geosmin yang dihasilkan oleh mikroorganisme di tanah.
Saat hujan turun, tetesan air memecah tanah dan melepaskan geosmin ke udara. Inilah yang membuat manusia bisa mencium bau segar tersebut.
Selain geosmin, minyak esensial dari tanaman juga berkontribusi pada aroma. Senyawa ini menguap saat hujan menetes di daun dan tanah.
Fenomena ini sering dirasakan di pagi atau sore hari setelah hujan. Aroma petrichor dianggap menyegarkan dan menenangkan banyak orang.
Beberapa penelitian menunjukkan manusia memiliki sensitivitas tinggi terhadap geosmin. Tubuh dapat mendeteksi senyawa ini meski dalam konsentrasi sangat kecil.
Aroma tanah basah juga berperan dalam ekosistem. Beberapa hewan menggunakan bau ini untuk menemukan air atau makanan.
Petrichor menunjukkan hubungan erat antara tanah, mikroba, dan atmosfer. Hujan tidak hanya memberikan air tetapi juga menghadirkan aroma khas yang memengaruhi manusia dan alam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....