Memahami Alasan Vital di Balik Penerapan Posisi Brace saat Kondisi Darurat Penerb

  • 30 Mei 2026 08:04 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Memahami instruksi keselamatan penerbangan merupakan hal yang sangat krusial bagi setiap penumpang sebelum pesawat lepas landas tinggi. Salah satu prosedur yang paling penting untuk dipelajari adalah cara melakukan posisi bersiap atau disebut posisi brace.

Dikutip dari howstuffwork.com, posisi brace dirancang untuk meminimalkan risiko cedera parah akibat benturan keras saat pendaratan darurat terjadi. Gerakan menekuk tubuh ke depan ini berfungsi sangat efektif dalam melindungi organ-organ vital manusia dari dampak kecelakaan.

Saat melakukan posisi ini penumpang harus menempelkan kepala mereka pada bagian belakang kursi yang berada di depannya. Langkah tersebut secara mekanis mengurangi ruang gerak kepala sehingga dapat mencegah benturan sekunder yang berpotensi fatal sekali.

Bagi penumpang yang berada pada baris kursi tanpa halangan depan tubuh harus ditundukkan sedalam mungkin ke lutut. Tangan kemudian diletakkan di atas kepala atau memegang pergelangan kaki untuk menjaga stabilitas posisi tubuh Anda.

Penelitian keselamatan penerbangan membuktikan bahwa melipat tubuh seperti ini mampu melindungi tulang belakang dari tekanan beban ekstrem. Posisi kaki yang menapak rata di lantai juga membantu menyerap energi kinetik yang muncul akibat hantaman keras.

Sangat banyak korban kecelakaan pesawat berhasil selamat dengan kondisi tanpa luka serius berkat menerapkan instruksi darurat ini. Kepatuhan terhadap simulasi keselamatan yang diberikan oleh awak kabin terbukti memegang peranan kunci dalam menyelamatkan nyawa.

Oleh karena itu jangan pernah mengabaikan peragaan keselamatan yang disampaikan oleh pramugari sebelum melakukan perjalanan udara. Kesadaran yang tinggi mengenai pentingnya posisi brace ini akan menjadi pelindung terbaik Anda saat situasi kritis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....