Jejak Panjang Sejarah Transportasi Laut di Kepulauan Indonesia

  • 01 Apr 2026 15:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Nenek moyang bangsa Indonesia mulai bermigrasi melintasi samudera luas menggunakan perahu bercadik yang sangat sederhana pada zaman prasejarah. Budaya maritim ini kemudian melahirkan kapal Pinisi legendaris dari Sulawesi Selatan yang mampu mengarungi berbagai wilayah perairan internasional.

Kerajaan Sriwijaya berhasil menjadi pusat perdagangan laut terbesar di Asia Tenggara berkat penguasaan jalur strategis di Selat Malaka. Sejarah mencatat bahwa kekuatan armada laut Majapahit juga sangat disegani karena memiliki kapal Jung berukuran sangat besar sekali.

Kedatangan bangsa Eropa membawa perubahan besar pada sistem transportasi laut nusantara melalui pembangunan pelabuhan modern oleh pihak VOC. Kapal uap mulai diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-19 untuk mempercepat distribusi logistik antar pulau utama.

Pemerintah Indonesia mengambil alih aset maritim peninggalan Belanda melalui proses nasionalisasi perusahaan perkapalan KPM menjadi PT Pelni sekarang. Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia resmi berdiri tanggal 28 April 1952 untuk melayani kebutuhan transportasi seluruh rakyat secara merata.

Deklarasi Djuanda tahun 1957 menjadi tonggak sejarah penting karena menetapkan wilayah laut sebagai bagian integral dari kedaulatan negara. Luas wilayah laut Indonesia bertambah secara signifikan sehingga memicu pembangunan infrastruktur pelabuhan di berbagai daerah pinggiran yang terpencil.

Presiden Joko Widodo meluncurkan program Tol Laut untuk menekan disparitas harga kebutuhan pokok antara wilayah barat dan timur. Kementerian Perhubungan mencatat bahwa rute Tol Laut terus bertambah hingga mencapai 39 trayek aktif pada akhir tahun 2023.

Kapal penumpang modern milik Pelni mampu mengangkut ribuan orang sekaligus dengan fasilitas yang jauh lebih nyaman serta aman. Data resmi dari situs pelni.co.id menyebutkan bahwa perusahaan ini sekarang mengoperasikan sekitar 26 kapal penumpang dan puluhan perintis.

Perusahaan pelayaran swasta turut berkembang pesat melayani rute komersial guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui jalur laut tersebut. Pembangunan Pelabuhan Patimban di Jawa Barat merupakan salah satu bukti nyata modernisasi fasilitas logistik maritim di era sekarang.

Digitalisasi sistem tiket dan pelacakan posisi kapal saat ini memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan transportasi laut secara lebih efisien. Teknologi kapal pintar mulai dikembangkan guna meningkatkan standar keselamatan pelayaran internasional sesuai dengan perkembangan zaman yang serba digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....