Gaet Investor, Pemulihan Akses dan Infrastruktur Pascabencana Dipercepat
- 30 Jan 2026 08:15 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Pemulihan akses dan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) harus segera dilakukan. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk menggaet kembali investor.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumbar Luhur Budianda mengatakan, bencana banjir, banjir bandang dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah pada akhir November 2025 lalu banyak berdampak terhadap rusaknya akses jalan dan infrastruktur. Kondisi itu diharapkan dapat segera diperbaiki kembali.
"Masuknya investasi sangat bergantung dengan akses dan infrastruktur. Investor akan menanamkan modalnya apabila kondisi dua hal tersebut baik," katanya, Sabtu (3/1/2026)
Menurutnya, sepanjang tahun 2025 Sumbar ditargetkan dapat meraih investasi sebesar Rp10,7 triliun. Saat ini Sumbar masih menunggu rekap pencapaian investasi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Diperkirakan hasilnya diumumkan pada 15 Januari 2026 mendatang.
"Tahun ini kami menargetkan investasi berbasis ekonomi hijau. Penanaman modal diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan sosial. Dengan demikian bisa mendapatkan keuntungan finansial serta mendukung pembangunan berkelanjutan," ujarnya. (*).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....