Lima Mahasiswa Teknik Unand Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke UTeM Malaysia

  • 15 Jul 2026 11:38 WIB
  •  Padang
Poin Utama
  • Lima mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) selama 1–14 Juli 2026 melalui Program EQUITY.
  • Program EQUITY mengintegrasikan pembelajaran akademik, praktik laboratorium, pelatihan teknologi digital, 3D printing, dan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk meningkatkan kompetensi global mahasiswa.
  • Program ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan mendukung pencapaian IKU 2, IKU 6, IKU 8 serta tujuan SDG 4, SDG 9, dan SDG 17 dalam memperkuat daya saing lulusan Unand.

RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan internasionalisasi pendidikan melalui Program International Students Exchange (Outbound) EQUITY. Sebanyak lima mahasiswa Fakultas Teknik Unand mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Malaysia, pada 1–14 Juli 2026, untuk memperluas pengalaman belajar bertaraf internasional.

Program tersebut mengintegrasikan pembelajaran akademik, praktik laboratorium, penguasaan teknologi, serta penguatan jejaring global bagi mahasiswa. Delegasi Fakultas Teknik Unand terdiri atas Haykal Aqsara dari Teknik Elektro, Tajri Syayidil Qalbi, Muhammad Nabil Surya Andyka, dan Rifki Afan dari Teknik Mesin, serta Muhammad Fajar Ramadhan dari Teknik Sipil.

Keikutsertaan mahasiswa mendapat dukungan dari pimpinan Fakultas Teknik Unand melalui Program EQUITY yang difasilitasi Direktorat Hilirisasi dan Kerja Sama. Selama berada di UTeM, para peserta mengikuti orientasi akademik, pengenalan laboratorium, pelatihan laser cutting, desain digital, 3D printing, hingga teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

Program Outbound EQUITY mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, IKU 6, dan IKU 8 serta sejalan dengan tujuan SDG 4, SDG 9, dan SDG 17. Kegiatan tersebut didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Program EQUITY sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing lulusan Unand di tingkat internasional.

Dekan Fakultas Teknik Unand, Prof. Prima Nanda mengatakan Program EQUITY menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global. "Kami ingin mahasiswa tidak hanya memperoleh keunggulan akademik, tetapi juga memahami praktik terbaik di perguruan tinggi luar negeri, mengembangkan kompetensi teknologi, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi dalam lingkungan global," ucapnya, Senin, 13 Juli 2026.

Prima menyampaikan selama mengikuti program, mahasiswa juga diterima oleh jajaran pimpinan Fakulti Teknologi dan Kejuruteraan Elektronik dan Komputer (FTKEK) UTeM serta mengikuti pembelajaran bersama sejumlah profesor. Mereka turut berkolaborasi dengan mahasiswa internasional dalam berbagai kegiatan akademik dan budaya sebagai bagian dari penguatan jejaring global.

Sementara itu, Salah seorang peserta, Haykal Aqsara, mengaku memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama mengikuti Program Outbound EQUITY di Malaysia. "Kami belajar langsung menggunakan teknologi manufaktur digital dan UAV, berdiskusi dengan para profesor, melakukan praktik menggunakan peralatan industri, serta bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai negara sehingga menambah wawasan dan motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....