Unand Perluas Jejaring Internasional Bersama Perguruan Tinggi Tiongkok Terkemu

  • 10 Jul 2026 04:30 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) memperkuat langkah menuju perguruan tinggi bereputasi internasional melalui perluasan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Tiongkok. Upaya tersebut dilakukan dalam kunjungan resmi Delegasi Pendidikan Pemerintah Kota Padang ke Guangzhou dan Beijing pada 5–10 Juli 2026 yang menghasilkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan pembahasan berbagai peluang kolaborasi.

Delegasi dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Yopi Krislova, Tim Padang Juara, serta Staf Khusus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Oki Earlivan Sampurno. Misi pendidikan itu juga melibatkan pimpinan tujuh perguruan tinggi di Kota Padang, termasuk Unand yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Syukri Arief serta Ketua Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Prof. Dr. Eng. Ir. Meifal Rusli.

Syukri mengatakan dalam agenda di Guangzhou, Unand menandatangani MoU dengan Foshan Polytechnic dan Guangzhou Huashang Vocational College. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pelatihan, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta pelaksanaan berbagai program internasional, termasuk skema credit earning bagi mahasiswa.

"Internasionalisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kerja sama yang terjalin, tetapi sejauh mana kolaborasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi. Program credit earning akan memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, memperluas wawasan internasional, serta membekali mereka dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan global," ucapnya, Kamis, 9 Juli 2026.

Syukri menyampaikan Pemerintah Kota Padang juga menyiapkan beasiswa bagi 60 mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Padang, termasuk 14 mahasiswa Program Studi Sarjana Teknik Mesin Unand, untuk mengikuti program credit earning di Tiongkok. Selain penandatanganan kerja sama, delegasi turut mengunjungi laboratorium modern dan kawasan industri di Provinsi Guangdong serta menghadiri China–Indonesia Education Cooperation Symposium di Beijing guna memperluas peluang kolaborasi pendidikan dan riset.

"Kami ingin memastikan setiap kemitraan yang dibangun mampu menghasilkan program nyata, mulai dari pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif, pengembangan pembelajaran, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Andalas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional," ujarnya.

Syukri menambahkan rangkaian kunjungan juga mencakup Zhongguancun Low-Altitude Airspace Technology Innovation Center, The National Torch Academy of Innovation and Entrepreneurship (NTAIE) Tsinghua University, serta Northern International Automotive Education School of Advanced Manufacturing and Robotics di Peking University. Hasil kunjungan tersebut diharapkan menjadi dasar pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap transformasi teknologi, memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan, sekaligus memperluas jejaring riset internasional Unand.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....