Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital & Media Kreatif
- 31 Agt 2026 23:35 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Youth Center Bagindo Aziz Chan tempat dilaksanakan kegiatan inovasi pemuda kota Padang yang menggelar Workshop Badan Ekraf Digital Enterpreneurship 2026 (Selasa,11 Agustus 2026) kegiatan ini menghubungkan pengembangan kewirausahaan digital dengan upaya pemulihan wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi di kota Padang. Youth Center adalah pusat kreatifitas dan ruang kolaborasi bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif dengan fasilitas yang lengkap aula serbaguna, ruang pelatihan dan fasilitas koneksi digital menjadi lokasi yang tepat untuk melakukan kegiatan ini , disamping itu juga digunakan sebagai ruang pameran dan seminar untuk mendorong lahirnya ide-ide baru dari kalangan pemuda Padang.
Kegiatan workshop ini terselenggara sebagai bagian dari upaya mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, tidak hanya membangun kembali infrastruktur fisik tetapi program ini fokus pada pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan media kreatif. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah ‘ Pulih bersama, bangkit berdaya’ yang dihadiri Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Padang. Dalam sambutannya Wakil Walikota menyampaikan ‘ Pemerintah sangat memperhatikan keberlangsungan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, bencana tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berusaha, melalui literasi digital kita berikan alat agar pelaku usaha bisa menjangkau pasar lebih luas, mengelola usaha lebih efesien dan tetap berdaya meski kondisi lingkungan sedang selit’ ujarnya.
| Baca juga: Pemkab Solok Safari Ramadan ke Pianggu |
Dari ribuan UMKM yang tersebar terjaring 100 peserta untuk mengikuti workshop untuk meningkatkan kapasitas literasi digital. Materi yang diberikan fokus pada penguasaan kewirausahaan digital, pemasaran daring, pengelolaan usaha berbasis teknologi serta strategi membangun ketahananusaha pascabencana. Peserta mendapatkan panduan praktis yang langsung dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha masing-masing.
Dengan semangat pulih bersama,bangkit berdaya diharapkan melahirkan pelaku UMKM yang tidak hanya tangguh menghadapi reesiko bencana tetapi juga mampu bersaing secara digital dan mendorong percepatan rehabilitasi ekonomi di kota Padang dan sekitarnya. Sementara itu Sekda Kota Padang menambahkan ‘ teknologi adalah jembatan pemulihan, ketika UMKM melek digital dampak gangguan akibat bencana dapat diminimalkan, produk tetap bisa dipasarkan, usaha tetap jalan dan ekonomi kembali bangkit’, jelasnya.
Program ini menjadi bagian dari strategi pemulihan ekonomi berkelanjutan, Sumatera Barat dan lainnya diharapkan dapat melahirkan ekosistem usaha digital yang tangguh sehingga pemulihannya berjalan cepat bagi seluruh masyarakat. Pulih bersama dimaksudkan semangat gotong royong, saling mendukung dalam proses pemulihan sedangkan bangkit berdaya dimaksudkan usaha terletak pada kemampuan mandiri melalui penguasaan teknologi dan pengetahuan baru. Bantuan fisik saja tidaklah cukup, UMKM perlu dibekali keterampilan digital agar terus beroperasi, beradaptasi dengan perubahan kondisi. Saat bencana datang produk tetap bisa dibeli meski tempat usahanya dalam masa pemulihan.
Ketika bencana melanda pasti memberikan dampak yang signifikan terhadap roda perekonomian masyarakat apalagi pelaku usaha kecil, banyak UMKM mengalami gangguan operasional, kehilangan aset, sehingga terputusnya akses pasar. Oleh karena itu workshop yang diselenggarakan ini sebagai salah satu langkah strategis untuk mempercepat proses rehabilitasi dan pemulihan ekonomi pascabencana. UMKM tetap mampu bangkit, tumbuh lebih tangguh, mandiri dan berdaya saing meski berada diwilayah yang rawan terdampak bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....