Jalin Rasa dan Rupa dihari Jadi Kota Padang ke 357

  • 31 Agt 2026 23:36 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Dalam memperingati hari jadi kota Padang ke 357 tahun 2026 banyak yang tersaji diperuntukkan bagi masyarakat , ada dua panggung dalam menyatukan rasa dengan kekayaan kuliner dan pesona budaya melalui rangkaian ‘ taste of Padang experience’. Salah satunya gelaran Padang Fasion Summit 2026 di the ZHM Premiere Hotel tadi malam ( Senin, 10 Agustus 2026 ) yang disandingkan dengan festival kuliner untuk memperkuat langkah Kota Padang menuju Kota Kreatif Gastronomi tahun 2027.

Sedangkan gelaran Padang Fasion summit yang berlangsung 9-10 Agustus 2026 menjadi etalase kreatifitas yang mengangkat wastra,motif dan filosofi budaya Minangkabau dalam disain busana moderen. Dengan menghadirkan 75 desainer dan lebih dari 115 merek fasion juga partisipasi desainer mancanegara yang berkolaborasi mengolah kekayaan budaya lokal jadi karya yang berdaya saing global.

Dalam sambutannya Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan “ Fasion dan Kuliner adalah identitas budaya yang tak terpisahkan, berbicara Gastronomi tidak hanya berbicara tentang rasa makanan tetapi juga seluruh ekosistem budaya yang melingkupinya, termasuk cara berpakaian, tata pergaulan dan seni menyajikan kehidupan, Padang Fasion Summit jadi jembatan yang memperkuat narasi budaya Padang secara utuh dimata dunia”.

Selain panggung Fasion Summit yang digelar di ZHM Hotel Padang , Festival kuliner dipusatkan di kawasan bersejarah Batang Arau dan Kota tua Padang yang menghadirkan Padang Gastronomi market, tradisi makan bajamba dan atraksi masak besar yang hasilnya dibagikan ke masyarakat. Lewat festival ini tidak hanya memamerkan rendang , Sate Padang dan hidangan khas lainnya tapi juga memperkenalkan filosofi utuh bagaimana cara masyarakat merawat bahan pangan, tradisi penyajian, hingga nilai sosial dalam tradisi makan bajamba. Ini adalah jejaring penting sebagai anggota Kota Kreatif UNESCO kategori Gastronomi tahun 2027.

Keunikan yang disajikan dalam panggung rasa dan rupa terletak pada sinergi antara Padang Fasion summit dan Taste of Padang Experince, keduanya saling melengkapi, fasion tampilkan identitas rupa dan kuliner menghadirkan rasa warisan leluhur. Keduanya ini membangun narasi lengkap tentang kekayaan budaya Padang dalam perjalanan Road to Gastronomy City. Lebih jauh Kepala Dinas Pariwisata Padang Yenni Yuliza menyebutkan “ Dalam Pandangan UNIESCO Gastronomi bukan sekedar tentang makanan tetapi keseluruhan warisan buadaya yang terhubung dengan tradisi,seni,dan kehidupan masyarakat”. Mangkanya dihadirkan Padang Fasion Summit sebagai bagian untuk raih kota Gastronomi sedangkan budaya tercermin dipiring makanan maupun helai kain yang dikenakan.

Dari acara yang digelar dengan rangkaian HUT Kota Padang diharapkan masyarakat bisa memadati dengan antusias dalam menyambutnya, perpaduan kuliner dan fashion jadi daya tarik untuk masyarakat bisa menikmati suguhan khas budaya dan rasa yang terangkum di Padang Fashion Summit dn Taste of Padang Experience, ini juga sebagai bukti nyata kesiapan kota ini menyambut dan menampilkan kekayaan budaya dipanggung dunia. Dengan semangat Road to Padang Experience Padang terus melangkah memadukan cita dan rasa rendang yang mendunia dengandilengkapi keindahan wastra Minang, warisan leluhur bisa beriringan dengan kreatifitas moderen untuk jadi kebanggan Ranah Minang di mata dunia.

Bazar UMKM dan pameran produk kreatif nggak kalah menarik bagi masyarakat untuk dikunjungi, setiap potongan kain, detail motif tidak hanya berbicara keindahan visual tetapi juga menyampaikan nilai-nilai adat, arsitektur rumah gadang dan kearifan lokal yang melekat pada identitas masyarakat Padang, seminar tren fashion juga pertemuan bisnis antar pelaku industri juga terjadi dalam rangkaian gelaran ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....