Jaga Identitas Bahasa ditengah Kemajuan Zaman
- 31 Jul 2026 22:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Ditengah kemajuan zaman dengan berbagai gempuran bahasa asing yang saat ini terjadi, ada tantangan terbesar bagi kita terutama orang muda Indonesia, tantangan itu adalah bagaimana menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap bahasanya sendiri. Ditengah kerisauan masyarakat kita apalagi generasi kita yang dinilai banyak tidak merasa bangga dengan bahasa sendiri, ini terlihat saat pertemuan dan silahturahmi Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat , Rahmat S.Ag M.Hum ke RRI Padang dan diterima oleh Kepala RRI Padang Yulian S.Saaba, Senin,13 Juli 2026.
Kepala Balai bahasa yang juga ditemani oleh beberapa Widyabahasa Ahli Madya ingin melakukan kerjasama untuk beberapa program siaran terutama yang menyangkut Geerasi muda, walaupun selama ini sudah berlangsung beberapa acara terutama di Pro.2 RRI Padang tetapi belum ada MOU nya. Sauasana akrab dan hangat berlangsung saat diskusi, Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat mengungkapkan ‘ Bahasa bukan sekedar alat komunikasi , melainkan cermin jati diri ‘. Melalui kolaborasi dengan media seperti RRI diharapkan bahasa akan tetap bisa hidup, berkembang dan berdaya saing. Dan penggunaan bahasa melalui KBBI adalah acuan agar bahasa digunakan sesuai aturan.
Balai bahasa bukan lagi sekedar lembaga pengawas aturan bahasa melinkan mitra setia masyarakat dalam menjaga warisan leluhur sekaligus membuka ruang kreatifitas. Balai Bahasa Propinsi Sumatera Barat sekarang tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga, mengembangkan dalam mempertabatkan bahasa Indonesia serta bahasa daerah. Dibawah naungan Badan Pengembangan dan pembinaan bahasa, lembaga ini terus bertransformasi dengan program-program yang relevan.
Dalam kesempatan diskusi ini juga Kepala RRI Padang Yulian S.Saaba mendukung gagasan untuk berkolaborasi lewat program-program siaran, terutama untuk generasi muda ‘ Nah disini ada Pro.2 Pak, yang memang khusus segmennya itu untuk anak muda, bahkan Pro.4 dengan bahasa Minangnya juga akan bisa memperkaya untuk pengembangan bahasa daerah’. Salah satu poin 4 pilar dari tugas utama balai bahasa adalah Perlindungan bahasa daerah, menyelamatkan dan menghidupkan kembali bahasa Minangkabau serta bahasa daerah lain di Sumatera Barat dari ancaman kepunahan akibat arus globalisasi.
Selain perlindungan dan penyelamatan Balai Bahasa juga memastikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di instansi Pemerintah, swasta, ruang publik serta dokumen resmi. Mendorong kreatifitas menulis, membaca dan apresiasi karya sastra lokal maupun nasional dan menjadi rujukan resmi untuk penyebaran informasi soal kebijakan kebahasaan bagi masyarakt luas.
Untuk tahun 2026 ini Balai Bahasa akan melakukan kegiatan antara lain melakukan pendampingan dan evaluasi kebahasaan pada puluhan lembaga dikota Padang, Payakumbuh dan Kabupaten lain sesuai Permendiknasmen no.2 tahun 2025, menggelar uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) ke daerah , menjadikan tolak ukur kemampuan berbahasa bagi pelajar dan tenaga kerja. Untuk penggiat literasi akan diberikan bantuan dana bagi komunitas literasi dan taman bacaan masyarakat diseluruh propinsi, dan banyak kegiatan lain yang menjadi inovasi dan kegiatan nyata yang digulirkan oleh Balai Bahasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....