BPS Bersama Pemkab Solok Gelar Pembinaan Statistik Sektoral dan Sosialisasi Sens

  • 26 Feb 2026 03:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang: Badan Pusat Statistik bersama Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Pembinaan Statistik Sektoral yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, di Gedung Bupati Solok, Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan ini mendukung upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan yang berbasis data.

Wakil Bupati Solok, Candra dalam sambutannya mengatakan, data statistik sektoral memegang peranan penting sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan arah pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan yang efektif dan tepat sasaran hanya dapat terwujud apabila didukung oleh data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Setiap program dan kebijakan pemerintah harus berbasis data. Statistik sektoral yang dikelola dengan baik akan menjadi rujukan utama dalam menentukan prioritas pembangunan serta mengukur capaian kinerja pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Candra juga menekankan pentingnya komitmen seluruh OPD untuk berperan aktif sebagai produsen data sektoral. Ia berharap melalui pembinaan ini, OPD tidak hanya memahami pentingnya data, tetapi juga mampu menyajikan data yang sesuai dengan standar statistik, sehingga dapat digunakan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Solok, Bambang Suryanggono usai menyampaikan materi terkait kebijakan pembinaan statistik sektoral serta gambaran umum pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mengatakan, sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang sangat strategis untuk memotret struktur dan karakteristik perekonomian Indonesia secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar. Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi basis data utama dalam penyusunan kebijakan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah, termasuk dalam perencanaan pengembangan UMKM, investasi, ketenagakerjaan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah dan OPD terkait. Sinergi yang kuat akan menghasilkan data ekonomi yang berkualitas dan dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Bambang.

Sementara itu, laporan kegiatan disampaikan Kasubag Umum BPS Kabupaten Solok, Wisnu Dwi Jayanto, bahwa tujuan utama pelaksanaan pembinaan statistik sektoral ini adalah untuk meningkatkan pemahaman OPD terhadap penyelenggaraan statistik sektoral sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia, sekaligus memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara BPS dan pemerintah daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam penguatan statistik sektoral di masing-masing perangkat daerah. Melalui pelaksanaan pembinaan statistik sektoral dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....