Mahyeldi Lantik Andree Algamar Sebagai Kepala Biro Umum
- 12 Feb 2026 20:36 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi melantik Andree Harmadi Algamar sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar. Mantan Sekda Kota Padang dimaksud dilantik bersama 65 Kepala Sekolah Menengah Atas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar di Auditorium Gubernuran, Kamis, 12 Februari 2026.
Gubernur Mahyeldi mengatakan, pelantikan dimaksud menjadi bagian dari penguatan tata kelola birokrasi dan pendidikan di Sumbar, sekaligus momentum refleksi menjelang bulan suci Ramadan. Ia menegaskan, jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, tetapi amanah yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual.
“Seluruh proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme sesuai sistem merit dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi. Birokrasi yang kuat hanya bisa dibangun dengan orang-orang yang tepat pada posisi yang tepat,” ucapnya.
Khusus kepada Kepala Biro Umum yang baru dilantik, Mahyeldi menekankan peran strategis Biro Umum sebagai tulang punggung kelancaran administrasi dan dukungan teknis pimpinan. Meski sering bekerja di balik layar, fungsi biro ini sangat menentukan efektivitas dan kelancaran pelaksanaan tugas kepala daerah.
“Jika Biro Umum tertib dan sigap, kerja pimpinan akan lebih efektif. Sebaliknya, jika lamban dan tidak presisi, kebijakan yang baik pun bisa terhambat,” katanya.
Mahyeldi juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Loyalitas, menurutnya, harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan.
“Loyalitas itu penting, tetapi harus berjalan bersama integritas. Jangan ada toleransi terhadap hal-hal yang menyimpang dari aturan,” ujarnya.
Kepada 65 Kepala Sekolah Menengah Atas yang dilantik, Mahyeldi menegaskan bahwa sekolah memegang peran sentral dalam membentuk generasi masa depan bangsa. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter. “Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tetapi tempat membentuk karakter dan membangun peradaban,” ucapnya.
Ia mendorong para kepala sekolah untuk memperkuat literasi dan numerasi, menghadirkan inovasi pembelajaran. Kemudian menanamkan nilai akhlak dan budaya kepada peserta didik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....