Padang Belajar ke Semarang, Percepat Penataan Kawasan Kota Tua
- 13 Nov 2025 14:05 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Pemerintah Kota Padang mempercepat langkah pengembangan kawasan bersejarah Kota Tua melalui kegiatan benchmarking ke Kota Semarang, Jawa Tengah. Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama jajaran perangkat daerah dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Lila Yanwar.Rombongan disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Semarang, Indriyasari, di kawasan Kota Lama Semarang, Rabu (12/11/2025). Maigus menyebut, Semarang dipilih karena memiliki kawasan kota lama paling maju dan berhasil di Indonesia.“Hari ini kami dapat berbagi pengalaman dengan Pemerintah Kota Semarang terkait pengelolaan kawasan kota tua. Banyak hal yang bisa kita adopsi, terutama dalam menciptakan kawasan yang tertata, hidup, dan menjadi magnet wisata serta pusat ekonomi kreatif,” ujarnya.Maigus menuturkan, Pemko Padang telah menyiapkan langkah konkret untuk penataan kawasan Kota Tua. Anggaran melalui APBD Kota Padang sudah tersedia dan tahap awal penataan akan dimulai pada Desember 2025 di tiga titik utama kawasan bersejarah tersebut.Selain ke Semarang, rombongan juga berencana melanjutkan benchmarking ke DKI Jakarta untuk mempelajari pengelolaan kawasan Kota Tua Jakarta. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi dalam mewujudkan sinergi lintas sektor untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong wisata perkotaan yang berkelanjutan.Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, turut berbagi pengalaman dalam keberhasilan revitalisasi Kota Lama Semarang. Ia menjelaskan tahapan penataan mulai dari perencanaan tata ruang, pelestarian bangunan, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
“Kunci keberhasilan revitalisasi Kota Lama Semarang adalah kolaborasi dan komitmen berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Dengan sinergi, kita dapat menjaga nilai sejarah sekaligus menghidupkan potensi ekonominya,” tutur Iswar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....