Potensi Hemat Biaya, Riau dan Jambi Pertimbangkan Bergabung ke Embarkasi BIM

  • 07 Jun 2026 11:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Ketertarikan sejumlah daerah untuk bergabung dengan Embarkasi Debarkasi Haji Padang mulai mengemuka pada musim haji tahun ini. Pemerintah daerah dari Riau dan Jambi disebut melihat potensi penghematan biaya yang cukup besar jika jemaah diberangkatkan melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Padang, M. Rifki, mengatakan, pemerintah daerah dari Riau dan Jambi telah menyampaikan keinginannya untuk bergabung dengan Embarkasi Debarkasi haji Padang. Keinginan tersebut muncul setelah melihat adanya potensi penghematan biaya yang cukup signifikan bagi jemaah.

Menurut Rifki, salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah efisiensi biaya perjalanan. Ia menyebut jemaah dapat menghemat hingga sekitar Rp10 juta per orang, apabila proses keberangkatan dilakukan melalui Bandara Internasional Minangkabau.

"Ada beberapa provinsi tetangga yang ingin bergabung juga ke Bandara Minangkabau, ada dari Riau dan Jambi, pemerintahnya sudah datang kepada kami mengutarakan niatnya. Karena dari segi pembiayaan itu lebih irit, mereka lebih hemat bahkan sampai Rp10 juta per orang kalau mereka terbang melalui BIM,” ujar Rifki pada RRI Sabtu, 6 Juni 2026.

Rifki mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti keinginan tersebut setelah musim haji tahun ini selesai. Koordinasi akan dilakukan dengan pihak-pihak terkait untuk membahas kemungkinan bergabungnya provinsi-provinsi tersebut ke embarkasi Padang.

"Nanti kita akan lakukan koordinasi dengan pihak Riau dan Jambi. Mungkin juga di sebagian daerah Sumatera Utara yang berdekatan dengan Pasaman atau Pasaman Barat," kata Rifki.

Bandara Internasional Minangkabau telah menjadi embarkasi antara bagi Provinsi Bengkulu selama lebih dari lima tahun. Pengalaman panjang melayani jemaah lintas provinsi itu dinilai menjadi modal kuat untuk memperluas peran sebagai embarkasi haji bagi daerah-daerah tetangga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....