Kurban Terakhir di Ranah Minang, Dandim Agam Pamit di Sela Iduladha

  • 28 Mei 2026 20:45 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Ada yang berbeda dalam perayaan Iduladha 1447 H di Makodim 0304/Agam pada Rabu, 27 Mei 2026. Di balik riuhnya gotong royong penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Al Hanif, Bukittinggi, terselip atmosfer emosional.Momentum hari raya ini menjadi ruang perpisahan bagi (Dandim 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso.

Perwira dengan melati dua di pundak tersebut dalam waktu dekat akan melepas jabatannya untuk berpindah tugas ke Markas Besar TNI AD (Mabesad) di Jakarta. Usai pelaksanaan salat Iduladha, personel TNI mitra dan masyarakat sekitar langsung membaur tanpa sekat. Sebanyak 6 ekor sapi dan 2 ekor kambing disembelih secara swadaya untuk didistribusikan kepada warga dan anggota Kodim 0304/Agam.

Di sela-sela aktivitas tersebut, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso merefleksikan makna Iduladha sebagai lambang ketulusan, mengacu pada kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Namun, saat disinggung mengenai masa tugasnya yang menyisakan hitungan hari di Agam, nadanya beralih haru. Slamet Dwi Santoso mengapresiasi loyalitas dan kekompakan prajurit yang dipimpinnya.

"Saya melihat kekompakan anak-anak di Makodim 0304/Agam ini luar biasa. Semua membaur membantu pemotongan hewan kurban. Terus terang saya sedih, karena tidak sampai satu bulan lagi saya harus meninggalkan Kodim ini sesuai perintah pimpinan," ungkapnya.

Bagi Slamet Dwi, penugasan di Sumatra Barat memberikan kesan mendalam yang sulit dilupakan. Karakter masyarakat Minangkabau yang terbuka dan menjunjung tinggi silaturahmi menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan karier militernya.

"Ranah Minang tetap akan saya kenang. Silaturahmi masyarakatnya luar biasa dan penuh kehangatan," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....