Ombudsman Sumbar Apresiasi Layanan Haji Embarkasi Padang
- 05 Mei 2026 06:20 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat, Adel Wahidi, menyoroti langsung kualitas pelayanan jemaah haji Embarkasi Padang saat pelepasan Kloter 10 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin 4 Mei 2026 malam. Ombudsman menilai pelayanan yang diberikan jajaran Kementerian Haji dan Umrah bersama seluruh pemangku kepentingan berjalan baik dan layak menjadi contoh pelayanan publik.
Adel Wahidi mengatakan, pihaknya memantau langsung seluruh proses keberangkatan jemaah, mulai dari keberangkatan dari asrama haji, proses naik bus, pelayanan di bandara, hingga boarding menuju pesawat. “Kami melihat langsung bagaimana jemaah dilayani, mulai dari keberangkatan di asrama, naik bus, sampai proses di bandara dan naik pesawat. Ini bagian dari layanan yang baik,” ujar Adel Wahidi.
Ia juga menyoroti keterlibatan aktif Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang, termasuk Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, yang dinilai konsisten mengawal proses keberangkatan setiap kloter hingga tuntas. “Saya lihat setiap kloter diikuti langsung sampai berangkat. Ini bentuk keseriusan dalam pelayanan,” katanya.
Menurut Adel, salah satu indikator pelayanan yang paling menonjol adalah efisiensi proses boarding jemaah menuju pesawat. Ia menilai proses keberangkatan berlangsung cepat sehingga jemaah tidak terlalu lama menunggu di area bandara. “Prosesnya cepat, jemaah tidak membutuhkan waktu lama, bahkan hanya beberapa menit. Ini sangat membantu dan menjadi praktik baik,” ungkapnya di sela proses jemaah naik pesawat.
Selain pelayanan teknis, Adel juga mengapresiasi adanya saluran pengaduan yang dibuka bagi jemaah sebagai bagian dari evaluasi pelayanan dan transparansi publik. “Saluran pengaduan ini penting. Jemaah bisa menyampaikan masukan, dan itu menjadi cara kita mengetahui apakah layanan sudah baik atau masih perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Adel menegaskan, berbagai praktik baik pelayanan haji di Embarkasi Padang perlu didokumentasikan sebagai bagian dari knowledge management agar dapat terus dikembangkan dan menjadi pembelajaran di masa mendatang. “Ini harus dituliskan, supaya menjadi pengetahuan bersama dan bisa terus ditingkatkan di masa mendatang,” tegasnya.
Sementara itu, M. Rifki menegaskan pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji, termasuk membuka ruang pengaduan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. “Silakan jemaah menyampaikan masukan melalui saluran pengaduan yang telah disediakan. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan layanan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....