Dua JCH Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Satu Masih Proses Administrasi
- 03 Mei 2026 11:22 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang- Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Dua Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Padang dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi.
Kedua JCH yang wafat masing-masing Tukiman Sadi Kromo Karso (54), warga Kota Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 04. Almarhum meninggal dunia pada Rabu 29 April 2026 pukul 07.15 Waktu Arab Saudi di Madinah.
Sementara itu, berdasarkan laporan per 3 Mei 2026, satu jemaah lainnya atas nama Yunilis Muin (73), asal Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, yang tergabung dalam Kloter PDG 07, juga dikabarkan wafat saat melaksanakan ibadah di Madinah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, membenarkan adanya dua jemaah yang meninggal dunia tersebut. Ia menyebutkan, saat ini proses administrasi masih berlangsung untuk salah satu jemaah.
“Ada dua orang jemaah yang wafat, tapi baru satu orang yang sudah keluar certificate of death (COD) nya. Sementara satu jemaah lagi masih dalam proses administrasi untuk mendapatkan COD,” ujar Rifki, Minggu 3 Mei 2026.
Ia menjelaskan, proses penerbitan COD biasanya memakan waktu satu hingga dua hari. Setelah dokumen tersebut terbit, maka hak jemaah untuk mendapatkan badal haji dapat segera diproses oleh petugas di Arab Saudi.
“Jemaah yang wafat sebelum puncak haji tetap mendapatkan haknya untuk dibadalkan hajinya. Sejauh ini kondisi jemaah lainnya secara umum dalam keadaan sehat, namun kami mengimbau agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, tidak memaksakan ibadah sunat, serta menghindari dehidrasi mengingat cuaca di Arab Saudi cukup panas,” tuturnya.
M. Rifki berharap seluruh jemaah haji Embarkasi Padang dapat menjaga kondisi fisik di tengah perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi. Ia juga mengingatkan jemaah untuk tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunat, memperbanyak konsumsi air putih, serta menghindari aktivitas berlebihan yang berpotensi menyebabkan dehidrasi
“Cuaca di Arab Saudi cukup panas dengan tingkat kelembaban rendah. Kami berharap jemaah tetap menjaga kesehatan, mengatur pola aktivitas, dan fokus pada pelaksanaan ibadah wajib agar seluruh rangkaian haji dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....