Kemenhaj Sumbar Bekali Karu Karom dalam Pelayanan Jemaah

  • 01 Mei 2026 17:09 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, memberikan pembekalan kepada Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) Jemaah Haji Kloter 07 Embarkasi Padang. Pembekalan ini bertujuan memperkuat peran Karu dan Karom dalam mendukung pelayanan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Rifki menegaskan bahwa Karu dan Karom menjadi ujung tombak dalam membantu petugas selama perjalanan dan rangkaian ibadah haji. “Kami menitipkan amanah besar kepada Bapak dan Ibu, Karu dan Karom adalah perpanjangan tangan petugas dalam melayani jemaah,” ujarnya, Jumat 1 Mei 2026.

Ia menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya bergantung pada petugas kloter semata. “Setiap pergerakan jemaah membutuhkan koordinasi yang baik, di sinilah peran Karu dan Karom menjadi sangat penting,” tambahnya.

Dalam arahannya, Rifki juga menguraikan sejumlah tugas yang perlu diperhatikan oleh Karu dan Karom selama di lapangan. Mereka di antaranya bertanggung jawab membantu koordinasi logistik seperti transportasi, akomodasi, hingga distribusi konsumsi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selain itu, Karu dan Karom diminta aktif mendampingi jemaah dalam pelaksanaan ibadah serta berkoordinasi dengan pembimbing ibadah. “Pastikan jemaah menjalankan ibadah dengan benar, bantu mengingatkan dan mendampingi terutama bagi jemaah yang membutuhkan,” ujarnya.

Aspek kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam pembekalan tersebut mengingat keterbatasan tenaga medis di setiap kloter. “Jangan sampai ada jemaah yang sakit tidak terpantau, segera laporkan kepada petugas kesehatan jika ada keluhan,” katanya.

Untuk mendukung tugas di lapangan, Karu dan Karom akan dibekali rompi khusus sebagai identitas agar mudah dikenali. “Gunakan rompi saat bertugas agar jemaah mudah menemukan dan meminta bantuan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama berada di Tanah Suci sebagai representasi daerah asal jemaah. “Mari kita jaga nama baik daerah, tunjukkan sikap saling tolong-menolong dan gotong royong,” katanya.

Kegiatan pembekalan tersebut ditutup dengan pemasangan rompi kepada Karu dan Karom. Selain itu, dilakukan juga penyerahan dukungan operasional guna menunjang pelaksanaan tugas mereka di lapangan.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....