PPIH Embarkasi Padang 1447 H Resmi Dilantik, Siap Layani Jemaah Haji

  • 17 Apr 2026 20:38 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) seluruh embarkasi untuk layanan haji 1447 Hijriah di Indonesia dilantik serentak secara daring oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, pada Jumat 17 April 2026. Pelantikan dipusatkan di Surabaya. Termasuk, 25 orang PPIH yang akan bertugas pada Embarkasi Haji Padang.

Dalam sambutannya, Mochamad Irfan Yusuf menegaskan, petugas PPIH yang telah dilantik memiliki tanggung jawab utama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah selama musim haji berlangsung. Ia menekankan agar pelayanan yang diberikan benar-benar memudahkan jemaah, bukan justru mempersulit dengan prosedur yang berbelit-belit.

Menurutnya, embarkasi merupakan titik awal pelayanan negara yang langsung dirasakan oleh jemaah haji. "Tugas ini adalah amanah sehingga pelayanan kepada jamaah harus dilakukan secara maksimal," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan petugas yang dilantik akan bertanggung jawab penuh dalam memberikan pelayanan sejak jemaah berada di asrama hingga proses keberangkatan ke Tanah Suci. Ia menambahkan, untuk mencapai kesiapan maksimal, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan yang membutuhkan kesiapsiagaan seluruh penyelenggara haji.

Rifki mengatakan, untuk keberangkatan jamaah haji dari Sumatra Barat nantinya kebanyakan akan dilakukan pada malam hari. "Karena mencocokkan rute penerbangan dengan daerah lain, makanya kita kebanyakan mendapatkan keberangkatan pada malam hari," katanya.

Ia menambahkan, untuk keberangkatan jamaah haji dari Sumatra Barat akan dilakukan dengan maksimal dan seluruh jamaah harus dipastikan aman dan sehat untuk menjalankan ibadah haji. Kloter pertama embarkasi Padang dijadwalkan berangkat pada 24 April 2026.

Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan meal test atau uji coba makanan yang akan disajikan kepada jemaah selama penerbangan menuju Arab Saudi. Sebanyak 45 petugas kloter juga telah disiapkan untuk mendampingi jemaah. Setiap kloter terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat guna memastikan pelayanan optimal selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....