Bus Salawat Stop, Jemaah Fokus ke Armuzna
- 02 Jun 2025 16:34 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Otoritas Arab Saudi secara resmi menghentikan operasional bus Salawat untuk pengantaran Jemaah Haji dari lokasi maktab menuju Masjidil Haram dan sebaliknya, Minggu (1/6/2025). Seluruh armada tersebut ditarik sebagai langkah persiapan pemindahan seluruh Jemaah Haji Indonesia menuju Padang Arafah pada 8 Zulhijah atau 4 juni mendatang.
Ketua Jemaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 14 asal Kota Padang, Yeni Asnidar mengatakan, sebanyak 422 Jemaah Haji dalam kloter dimaksud kini bersiap menyambut puncak rangkaian ibadah haji dengan mempersiapkan kondisi fisik dan spritual. Ia menuturkan, pasca berhentinya layanan bus salawat, seluruh jemaah diminta fokus melaksanakan umrah wajibnya di masjid maktab dengan melaksanakan rangkaian salat berjemaah dan pembekalan atau manasik.
“Kami masih persiapan dan berkoordinasi maktab yang nanti akan membawa jemaah ke Arafah, kami masing menunggu bagaimana skema pemberangkatannya. Kami juga mengingatkan jemaah haji khususnya lansia, sudah menyelesaikan umrah wajib dan tidak melakukan ibadah ke masjidil haram dan fokus beribadah di lokasi maktab, apalagi sekarang tidak ada bus salawat yang melayani pengantaran tersebut,” kata Yeni Asnidar, Senin (2/6/2025).
Asnidar menambahkan, pergerakan jemaah haji kloter 14 menuju puncak Armuzna pada Rabu mendatang tidak berdasarkan kloter, melainkan dikelompokkan dalam kafilah oleh pihak Syarikah dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Ia menuturkan, perubahan sistem dimaksud pada penyelenggaran ibadah haji tahun ini dinilai tidak menjadi hambatan bagi jemaah haji.
“Kami yakin sistem pengelompokan jemaah haji saat puncak armuzna nanti, sebagai bentuk adaptasi demi meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan haji oleh pihak syarikah,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....