Polda Sumbar Evaluasi Pengawalan Uang Mobil Pengisian ATM

  • 29 Agt 2024 15:43 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang. Polda Sumatera Barat akan mengevaluasi metode pengawalan uang dari mobil pengisi anjungan tunai mandiri atau ATM. Hal tersebut dilakukan pasca tertangkapnya tiga pelaku perampokan uang dari mobil dimaksud dengan nilai Rp5,6 miliar di Jalan Bypass Padang-Pariaman.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono Kamis (29/8/2024) mengatakan metode pengawalan uang dari mobil pengisian ATM di wilayah Sumbar akan dilakukan dengan 3 cara. Pertama, Polda Sumbar kembali mengecek seluruh kerjasama dengan perusahaan terkait soal pengamanan mobil ATM tersebut.

"Kemudian petugas keamanan mobil dimaksud akan ditambah, karena selama ini hanya menurunkan 1 orang polisi dengan seragam lengkap. Terakhir, jadwal pergerakan uang dari mobil pengisian ATM harus dilakukan pada siang hari, mengingat selama ini permintaan dilakukan malam hari untuk mengindari macet," kata Irjen Pol Suharyono.

Suharyono menyampaikan, evaluasi ini penting dilakukan agar insiden yang terjadi pada 27 Agustus lalu, tidak terjadi di kemudian hari. Mengingat dua dari 3 pelaku yang ditangkap ternyata oknum polisi.

"Kami selalu komit dalam penegakan hukum. Dengan harapan, aksi kejahatan di wilayah Sumatera Barat dapat ditekan hingga pelaku diberi sanksi sesuai undang-undang yang berlaku, baik itu dilakukan masyarakat maupun anggota Polda Sumbar," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....