Benny Utama Dorong Penguatan BNN Berantas Narkotika
- 06 Mei 2025 13:14 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Anggota Komisi III DPR RI, Benny Utama, menyoroti pentingnya penguatan koordinasi dan penajaman skala prioritas dalam pemberantasan narkotika oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Dalam rapat kerja bersama BNN di Gedung Parlemen, Senin (5/5/2025), Benny menegaskan bahwa kejahatan narkoba merupakan ancaman serius terhadap visi Indonesia Emas 2045.
“BNN harus punya strategi konkret dan efektif meskipun terbatas secara anggaran dan kelembagaan. Koordinasi lintas institusi menjadi kunci. Contohnya, saat ini kondisi di Sumatera Barat yang hanya memiliki empat kantor BNNK dari 19 kabupaten/kota. Bahkan, beberapa kantor masih menumpang atau menyewa bangunan operasional," kata Benny.
Benny menyebutkan, meski serba terbatas, BNN bersama aparat lain tetap menunjukkan kinerja. Maka untuk itu, ia mengapresiasi keberhasilan BNNP Sumbar yang mengungkap 141,7 kilogram ganja dari warga binaan Lapas Kelas I A Padang. Bahkan, Polda Sumbar juga aktif, dari Januari hingga April 2025 terdata 335 kasus narkoba dengan 436 tersangka.
"Untuk itu, kami menekankan perlunya sterilisasi lembaga pemasyarakatan, mengingat peredaran narkoba kerap dikendalikan dari dalam lapas. Kami meminta BNN mengambil langkah tegas agar lembaga pemasyarakatan tidak menjadi pusat kendali narkotika. Institusi seperti Lapas seharusnya jadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNN Marthinus Hukom menyampaikan, berdasarkan survei tahun 2023, prevalensi pengguna narkoba di Indonesia mencapai 1,73 persen atau sekitar 3,33 juta orang usia 15-64 tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....