Minangkabau Barber Association Tempat Bagi Para Barberman yang Ingin Berkembang

  • 07 Apr 2026 22:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Barbershop kini menjadi istilah yang tidak lagi asing di tengah masyarakat. Tempat ini menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tampil lebih rapi dan gaya dengan potongan rambut yang keren.

Kehadiran barbershop pun semakin mudah ditemukan di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Barat. Di Indonesia, tren barbershop kembali populer sekitar tahun 2011, dengan Jakarta menjadi salah satu kota yang pertama memopulerkannya.

Saat ini, barbershop telah menjamur di Sumatera Barat. Menariknya, di Kota Padang terdapat sebuah perkumpulan yang mewadahi para pemangkas rambut, yakni Minangkabau Barber Association (MBA).

Perkumpulan ini dipelopori oleh Mas Yo, sapaan akrab sosok yang juga dikenal sebagai salah satu pelopor barbershop di Padang. MBA sendiri mulai dibentuk pada tahun 2015 sebagai ruang berkumpul bagi para barber di daerah tersebut.

Kisah ini diceritakan Mas Yo dalam program Sore Ceria Pro 2 Padang bersama Ananda Kamiko. Keduanya merupakan founder dari barbershop yang berbeda.

Selain menjadi pelopor asosiasi barber di Kota Padang, Mas Yo juga menjadi salah satu orang pertama yang mendirikan barbershop di daerah itu melalui Ethic Barber pada tahun 2015.

Perjalanannya bermula sejak masa SMA, ketika ia beberapa kali memangkas rambut teman-temannya. Ketertarikan itu kemudian membawanya bekerja di sebuah salon, tempat ia memperdalam keterampilan menata dan memangkas rambut.

Meski sempat bekerja di luar bidang pangkas rambut, Mas Yo akhirnya kembali ke dunia yang memang telah menjadi hobinya. Beberapa bulan setelah mendirikan Ethic Barber, ia pun membentuk MBA.

Setelah Ethic Barber berdiri, bermunculan barbershop lain di Kota Padang. Karena tren ini masih tergolong baru saat itu, banyak barber yang ingin mempelajari teknik-teknik pangkas rambut yang lebih modern. Dari kebutuhan itulah MBA lahir sebagai wadah berbagi ilmu dan pengalaman.

Berbeda dengan Mas Yo, Ananda Kamiko mulai mengenal dunia pangkas rambut dari ajakan seorang teman. Saat itu ia sama sekali belum memahami dunia barber, sehingga semua dipelajarinya secara mandiri.

Seiring waktu, ia melihat prospek dunia barber yang semakin berkembang dan diminati banyak orang. Ketertarikan itu membuatnya serius menekuni profesi tersebut. Bahkan, hanya dalam waktu satu bulan belajar, ia sudah mulai bekerja sebagai barberman.

Pada tahun 2020, Kamiko kemudian membuka Mikos Barber. Pengalamannya pun semakin berkembang hingga pernah mengikuti ajang internasional di Malaysia, yakni Barber Expo Asia. Dalam kegiatan itu, ia mempelajari teknik fundamental langsung dari educator asal Amerika Serikat.

Hingga kini, baik Mas Yo maupun Miko masih aktif di dunia barbershop. Keduanya juga menjadi bagian dari sosok yang berperan dalam mengaktifkan kembali MBA.

Sebelumnya, MBA sempat vakum akibat pandemi karena adanya pembatasan kegiatan berkumpul. Namun, komunitas ini kembali aktif saat menggelar penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatera Barat pada akhir tahun 2025.

Mas Yo menjelaskan, MBA hadir sebagai ruang khusus bagi para pemangkas rambut untuk saling berbagi, mempelajari teknik baru, hingga mengikuti perkembangan gaya rambut terbaru.

Selain aktif dalam pengembangan keterampilan, MBA juga rutin menggelar kegiatan sosial. Pada 2025 lalu, mereka mengadakan kegiatan cukur rambut di Youth Center dengan sistem pembayaran seikhlasnya.

Menariknya, donasi yang terkumpul tidak hanya berasal dari kegiatan tersebut, tetapi juga dari para barber di luar daerah yang turut menyumbangkan penghasilan satu hari mereka.

MBA juga terus memperbarui informasi seputar agenda dunia barber, termasuk Bali Barber Expo Road To. Kota Padang menjadi salah satu tujuan kegiatan tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei mendatang.

Di akhir perbincangan, Mas Yo dan Bang Miko mengajak para pemangkas rambut di Sumatera Barat untuk bergabung bersama MBA. Mereka menegaskan bahwa MBA merupakan wadah bagi barberman untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas diri di dunia barbershop.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....