Review Film Ipar Adalah Maut
- 16 Jun 2024 11:37 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Kisah mengenai perselingkuhan memang sudah biasa diangkat ke dalam sinetron maupun film, namun berbeda dengan film Ipar Adalah Maut. Film yang diangkat dari kisah nyata yang sempat viral dan dibagikan melalui akun tiktok @elizasifaa ini memiliki permasalahan yang berbeda, dimana tokoh selingkuhan merupakan adik kandung dari sang istri.
Film dengan genre drama ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan rilis perdana pada 13 Juni 2024. Dengan durasi tayang selama 2 jam 11 menit, film ini mampu mengaduk-aduk emosi penonton yang awalnya sudah dibuat baper dengan kisah cinta Aris dan Nisa, menjadi emosi saat permasalahan mulai muncul.
Kisah cinta Aris dan Nisa dimulai dari Kampus dimana Nisa berkuliah dan Aris sebagai dosennya. Keduanya kemudian menjalin hubungan istimewa dan akhirnya menikah.
Aris merupakan dosen muda lulusan luar negeri yang berkharisma dan cerdas, sementara Nisa merupakan pengusaha muda yang cantik dan mandiri. Keduanya dikaruniai seorang putri yang manis, yang kemudian membuat kehidupan rumah tangga mereka semakin harmonis bak negeri dongeng.
Seperti pesan yang diselipkan di tengah film, “Badai yang paling berbahaya justru yang awalnya tidak kelihatan tanda-tandanya”. Perlahan masalah muncul ketika ibunya menitipkan Rani, adik kandung Nisa, untuk tinggal bersama di rumah Aris dan Nisa.
Saat itulah mulai terjadi kejadian-kejadian tak terduga yang memicu asmara terlarang antara Aris dan Rani. Film yang dibintangi oleh Michelle Ziudith, Deva Mahenra dan Davina Karamoy ini dikemas dengan visual kehidupan normal, namun dibalut dengan akting yang apik dari para pemerannya yang mampu menyulut emosi penonton.
Melalui film ini kita bisa mengambil pelajaran untuk tetap berhati-hati kepada siapapun yang masuk ke dalam kehidupan rumah tangga kita, termasuk saudara sendiri.
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Berhati-hatilah kalian masuk menemui wanita.” Lalu seorang laki-laki Anshar berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda mengenai ipar?” Beliau menjawab, “Hamwu (ipar) adalah maut.” (HR. Bukhari no. 5232 dan Muslim no. 2172).
Maut disini diartikan sebagai peringatan kepada kita untuk tetap berhati-hati terhadap orang lain, termasuk keluarga dari suami maupun istri yang bukan mahram agar tidak menimbulkan fitnah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....