Warga Rusun 609: ketika Hantu dan Penggusuran Datang Bersamaan

  • 30 Sep 2026 16:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, padang - Kalau penghuni rumah susun sedang sibuk mempertahankan tempat tinggal, tentu mereka tidak berharap harus berhadapan dengan hantu. Namun itulah kekacauan yang menjadi premis Warga Rusun 609, film horor komedi garapan Herwin Novianto yang mempertemukan teror arwah, persoalan warga, dan tingkah kocak para penghuni rusun. Film produksi Rapi Films bersama Sky Media, Legacy Pictures, dan Vortera Studios ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 1 Oktober 2026.

Kisahnya berawal dari Arka, mahasiswa populer dan kaya raya yang diperankan Morgan Oey. Sebuah taruhan membuat hubungannya dengan Bunga, yang diperankan Ranty Maria, berantakan hingga kemudian Bunga ditemukan tewas; setelah kematiannya, arwah Bunga menghantui kamar 609 dan membuat kehidupan penghuni rusun berubah menjadi penuh kepanikan.

Masalahnya, warga rusun sebenarnya sudah punya persoalan sendiri. Mereka tengah menghadapi ancaman relokasi yang dibawa Pak Bahlil, diperankan David Nurbianto, sehingga para penghuni harus memikirkan cara mempertahankan tempat tinggal mereka sekaligus menyembunyikan dan menghadapi keberadaan arwah Bunga. Situasi inilah yang membuat konflik film terasa unik: warga bukan cuma harus berani melawan sesuatu yang tidak kasatmata, tetapi juga menghadapi persoalan nyata di depan mata.

Di tengah suasana tersebut, komedi muncul dari keberagaman karakter para penghuni rusun. Gita Bhebhita memerankan Damai, sementara Tanta Ginting, Sarah Sechan, Aming, Keanu Angelo, Papham, Yono Bakrie, Dimas Danang, Galabby Thahira, Riyuka Bunga, Dustin Tiffani, hingga Dian Sidik turut mengisi kehidupan rusun dengan karakter masing-masing. Kehadiran para komedian dan aktor tersebut membuat teror tidak berdiri sendirian, tetapi berhadapan dengan warga yang punya reaksi dan cara menghadapi ketakutan yang berbeda-beda.

Ada fakta menarik di balik produksinya. Warga Rusun 609 merupakan adaptasi lokal dari film horor komedi Thailand Buppah Rahtree yang dirilis pada 2003, tetapi tim produksinya melakukan penyesuaian cerita dan karakter agar lebih dekat dengan budaya Indonesia. Skenarionya ditulis Upi, dengan Herwin Novianto sebagai sutradara, sementara Gope T. Samtani tercatat sebagai produser.

Dengan durasi 103 menit, Warga Rusun 609 menawarkan formula horor komedi yang tidak hanya mengandalkan kemunculan hantu untuk menciptakan ketegangan. Ada kamar 609, ada janji yang belum dituntaskan, ada warga yang terancam kehilangan tempat tinggal, dan ada satu pertanyaan yang mungkin justru paling menggelitik: kalau penghuni rusun harus memilih antara menghadapi hantu atau menghadapi penggusuran, mana yang sebenarnya lebih bikin takut? Jawabannya bisa disaksikan mulai 1 Oktober 2026 di bioskop.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....