Conjurig : ketika Pocong Bukan Lagi Soal Menakut-nakuti
- 30 Sep 2026 16:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Ada yang unik dari Conjurig. Di saat film Indonesia kerap menjadikan hantu sebagai sumber teror, film garapan Tubagus Deddy justru mengajak penonton melihat sisi lain dari dunia “hantu” yang jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Film drama-komedi ini mengambil latar kehidupan para cosplayer hantu di kawasan wisata Kota Bandung, terutama Alun-Alun Bandung.
Cerita berpusat pada Piit, pemuda yang kehidupannya sedang berantakan setelah kehilangan pekerjaan dan mengalami masalah percintaan. Alih-alih terus larut dalam persoalan, Piit kemudian menjalani pekerjaan yang mungkin terdengar tidak biasa: menjadi cosplayer pocong untuk menghibur pengunjung di Alun-Alun Bandung. Dari sinilah perjalanan hidupnya mulai bergerak ke arah yang tidak pernah ia bayangkan.
Di tengah pekerjaannya tersebut, Piit bertemu dengan Tamy, seorang cosplayer bergaya gothic yang menyimpan kehidupannya sendiri. Pertemuan keduanya bukan sekadar menghadirkan bumbu romantis, tetapi menjadi ruang bagi dua orang yang sama-sama sedang mencari arah hidup untuk saling mengenal dan perlahan menemukan keberanian memulai kembali.
Menariknya, film ini juga mencoba membawa kehidupan cosplayer hantu keluar dari sekadar tontonan lucu. Tubagus Deddy, yang menjadi sutradara sekaligus penulis, sebelumnya menjelaskan bahwa film ini ingin memperlihatkan para cosplayer sebagai orang-orang yang bekerja dengan jujur untuk menghidupi keluarga melalui seni cosplay. Dengan begitu, sosok pocong di film ini bukan hanya karakter untuk membuat penonton tertawa, tetapi juga gambaran sebuah pekerjaan yang mungkin jarang diperhatikan.
Dari sisi pemain, Dito Darmawan dipercaya memerankan Piit, sementara Maizura memainkan karakter Tamy. Film ini turut diperkuat Bucek Depp, Mathias Muchus, Joe P. Project, Ferry Maryadi, Trie Utami, Anyun Cadel, Ikbal Fauzi, Wina Marrino, dan Shella Fernanda sebagai Susan. Bahkan untuk menjadi pocong, Dito mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan sekitar dua jam untuk menjalani proses makeup sebelum syuting.
Dengan durasi sekitar 95 menit, Conjurig dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Judulnya memang sekilas mengingatkan orang pada The Conjuring, tetapi film ini berjalan di jalur yang berbeda: bukan tentang pengusiran setan atau teror supranatural, melainkan tentang manusia, pekerjaan, patah hati, pertemuan, dan kesempatan untuk memulai hidup dari awal. Justru di situlah daya tarik Conjurig—mengajak penonton tertawa melihat pocong, sekaligus mungkin menemukan cerita tentang dirinya sendiri di balik kain kafan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....