Ibadah & Cinta: Cinta Bukan Sekadar Memiliki, tapi Menjadi Jalan Menemukan Tuhan
- 31 Agt 2026 19:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang : Ada cinta yang datang untuk membuat seseorang bahagia, tetapi ada pula cinta yang justru datang untuk mengubah seluruh cara seseorang memandang kehidupan. Gagasan tersebut menjadi daya tarik utama Ibadah & Cinta, film drama romantis bernuansa religi yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 24 September 2026. Disutradarai Jastis Arimba dan diproduksi oleh Sinemata Buana Kreasindo, film ini tidak hanya menjadikan kisah asmara sebagai pusat cerita, tetapi juga membawa tema keluarga, kehilangan, pencarian makna hidup, dan keikhlasan.
Cerita berpusat pada Rico, seorang pemuda yang tumbuh dan menjalani kehidupan di Melbourne. Dibintangi Achmad Megantara, Rico digambarkan sebagai sosok yang sedang kehilangan arah dalam hidupnya. Dunia yang ia kenal kemudian berubah ketika bertemu dengan Santun, perempuan religius yang diperankan Indah Permatasari. Santun merupakan putri Kiai Umar, tokoh yang dihormati dan memimpin lingkungan pesantren. Pertemuan dua manusia dari latar yang sangat berbeda tersebut menjadi awal perjalanan yang perlahan mengubah cara Rico melihat kehidupan, keyakinan, dan arti sebuah hubungan.
Namun, perjalanan Rico dan Santun jelas tidak berjalan mulus. Santun telah dijodohkan oleh keluarganya dengan Ustaz Salman, yang diperankan Stevan Rizky. Di sinilah persoalan cinta mulai berhadapan dengan keluarga, prinsip, dan pilihan hidup. Bagi Santun, perasaan kepada Rico bukan sesuatu yang bisa begitu saja dipisahkan dari nilai-nilai yang selama ini ia pegang. Sementara bagi Rico, kedekatan dengan Santun justru membuka pintu menuju perjalanan spiritual yang sebelumnya tidak pernah benar-benar ia jalani. Konflik tersebut membuat hubungan mereka terasa lebih dari sekadar kisah pasangan yang ingin bersatu.
Menariknya, karakter Santun juga menjadi tantangan tersendiri bagi Indah Permatasari. Sang aktris mengungkap bahwa peran tersebut membuatnya kembali mempelajari berbagai hal terkait agama, termasuk hadis dan surat-surat yang digunakan dalam beberapa adegan. Ia juga melihat Santun bukan sekadar perempuan religius yang patuh pada keadaan, melainkan karakter yang memiliki prinsip dan sisi pemberontak ketika berhadapan dengan persoalan hidup. Pendekatan tersebut membuat Santun berpotensi menjadi salah satu karakter perempuan yang menarik karena ia tidak hanya berada di tengah konflik cinta, tetapi juga harus menentukan sendiri pilihan yang ingin dijalani.
Di balik kisah romantisnya, sutradara Jastis Arimba menempatkan persoalan kehilangan dan keikhlasan sebagai bagian penting dalam film. Karena itu, penonton tidak hanya diajak bertanya apakah Rico dan Santun akhirnya bisa bersama, tetapi juga bagaimana seseorang menghadapi kenyataan ketika kehidupan tidak berjalan sesuai harapan. Bahkan, pesan yang dibawa film ini menyentuh gagasan bahwa cinta tidak selalu berarti memiliki seseorang. Ada kalanya seseorang harus belajar menerima keputusan, menghormati keluarga, dan mengikhlaskan sesuatu demi menemukan jalan hidup yang lebih baik. Inilah yang membuat judul Ibadah & Cinta terasa memiliki makna lebih luas daripada sekadar kisah percintaan.
Dengan jajaran pemain seperti Indah Permatasari, Achmad Megantara, Mathias Muchus, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Jamie Aditya, Irene Librawati, Didi Hasyim, hingga Stevan Rizky, Ibadah & Cinta menawarkan drama religi yang mencoba mempertemukan romantisme dengan perjalanan batin. Film berdurasi sekitar 116 menit ini membawa penonton dari kehidupan Melbourne menuju dunia pesantren dan mempertemukan dua karakter yang berasal dari lingkungan berbeda. Pada akhirnya, film ini seperti mengajukan satu pertanyaan sederhana: ketika kita mencintai seseorang, apakah cinta itu hanya membuat kita ingin memilikinya, atau justru membuat kita menjadi manusia yang lebih baik? Jawabannya bisa ditemukan ketika Ibadah & Cinta hadir di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....