Kasidah Rebana Jadi Ruang Syiar dan Silaturahmi

  • 24 Agt 2026 01:19 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Sebanyak 13 dari 17 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman ambil bagian dalam Lomba Kasidah Rebana pada rangkaian Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026. Sementara Lomba Bintang Kasidah diikuti 14 kecamatan untuk kategori putra dan 15 kecamatan untuk kategori putri.

Keterlibatan sejumlah kecamatan tersebut menunjukkan antusias masyarakat dalam menjaga seni bernuansa Islami sekaligus memperkuat kegiatan keagamaan di daerah. Lantunan rebana dan syair kasidah juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat seni sekaligus menyampaikan pesan-pesan moral.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan kasidah memiliki nilai lebih karena tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bagian dari seni budaya dan media dakwah. Melalui syair yang dibawakan, pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan dengan cara yang dekat dengan masyarakat.

“Kasidah rebana merupakan salah satu warisan seni budaya tradisional yang harus kita lestarikan. Kasidah menampilkan lagu-lagu bernuansa Islami sekaligus menyampaikan pesan moral kepada masyarakat melalui lagu,” ujarnya saat membuka perlombaan di halaman Masjid Raya Ali Mukhni, IKK Parit Malintang, Minggu, 23 Agustus 2026.

Menurut John, perlombaan tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat dari berbagai kecamatan untuk saling bertemu dan mempererat silaturahmi. Di sisi lain, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan potensi generasi muda di bidang seni keagamaan.

“Ini bukan hanya sekadar program atau perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan wadah untuk menggali potensi masyarakat di bidang agama,” katanya.

John mengatakan pengembangan kegiatan keagamaan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam membangun masyarakat yang religius. Ia berharap keterlibatan seluruh kecamatan dalam kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program visi dan misi saya sebagai Bupati Padang Pariaman untuk mewujudkan Padang Pariaman yang religius. Karena itu, seluruh kecamatan harus berpartisipasi dalam menyukseskan program-program tersebut,” ujarnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat dari berbagai kecamatan dalam suasana religius dan penuh kebersamaan. Rangkaian Mauluik Gadang diharapkan dapat menjadi ruang untuk merawat tradisi sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Islami.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....