Keajaiban Kosmik Gerhana Matahari

  • 26 Agt 2026 14:27 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang — Gerhana matahari merupakan fenomena alam saat bulan melintas di antara bumi dan matahari. Peristiwa langka ini menarik perhatian masyarakat dunia sejak ribuan tahun lalu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan gerhana bulan terjadi saat terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Bayangan bulan menutupi sebagian atau seluruh permukaan matahari dari pandangan penduduk bumi.

Astronom mencatat ada tiga jenis utama dalam siklus gerhana matahari global. Ketiga jenis tersebut meliputi gerhana total, sebagian, serta cincin yang memukau.

Langit mendadak gelap gulita ketika puncak gerhana total terjadi di suatu wilayah. Korona matahari terlihat jelas memancarkan cahaya putih di sekeliling piringan gelap bulan.

Pengamat wajib menggunakan kacamata khusus berfilter surya untuk melindungi kesehatan mata. Paparan langsung sinar ultraviolet dapat merusak retina mata tanpa perlindungan memadai.

Berbagai persiapan kini mulai dilakukan menjelang kemunculan fenomena kosmik berikutnya. Kalender astronomi mencatat peristiwa akbar ini akan berlangsung pada waktu dekat.

Gerhana matahari spektakuler dijadwalkan menyapa bumi pada tanggal 12 Agustus 2026 mendatang. Sejumlah ilmuwan memprediksi jalur gerhana total akan melintasi kawasan Atlantik Utara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa fenomena Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Jalur lintasan gerhana tersebut tidak melewati wilayah Nusantara dan fasenya berlangsung saat Indonesia berada pada waktu malam hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....