Paket Santet: ketika Kiriman di Depan Pintu Berubah Menjadi Teror Maut

  • 31 Jul 2026 23:45 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Apa jadinya kalau paket yang selama ini identik dengan kabar baik justru menjadi awal dari mimpi buruk? Pertanyaan itulah yang coba dijawab Paket Santet, film horor terbaru produksi BASE Entertainment yang akan meneror bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Disutradarai Dinna Jasanti, film berdurasi 98 menit ini membawa konsep sederhana tetapi terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari: sebuah paket misterius tiba tanpa nama pengirim, lalu sejak paket tersebut dibuka, teror mulai mengincar para penerimanya satu per satu.

Cerita berpusat pada tujuh mahasiswa, yakni Deva, Bella, Ale, Celia, Firza, Kiki, dan Glen, yang sama sekali tidak merasa pernah memesan paket tersebut. Namun rasa penasaran justru membawa mereka pada sebuah kesalahan yang mungkin tidak bisa diperbaiki. Setelah paket misterius itu diterima, kehidupan mereka berubah drastis dan satu per satu nyawa mulai berada dalam bahaya. Mereka akhirnya bukan hanya harus mencari cara menghentikan teror, tetapi juga mengungkap siapa sebenarnya pengirim paket tersebut dan alasan mereka menjadi sasaran.

Yang membuat Paket Santet terasa berbeda adalah cara film ini membawa konsep santet ke sesuatu yang sangat familiar bagi masyarakat modern. Biasanya teror mistis datang melalui ritual, benda-benda tertentu, atau lokasi yang dianggap angker. Kali ini, ancaman justru datang melalui sebuah paket yang bisa saja terlihat seperti kiriman biasa. Premis tersebut membuat benda sederhana di depan pintu berubah menjadi sumber kecurigaan: apakah paket itu benar-benar sebuah kiriman, atau sejak awal memang dirancang sebagai jalan masuk sebuah kutukan?

Ketujuh karakter utama diperankan oleh Fatih Unru sebagai Deva, Yasamin Jasem sebagai Bella, Fadly Faisal sebagai Ale, Gabriella Ekaputri sebagai Celia, Fiki Naki sebagai Firza, Azela Putri sebagai Kiki, dan Farandika sebagai Glen. Film ini juga menampilkan sejumlah pemain lain, termasuk Vonny Anggraini, Elly D. Luthan, serta Aida Nurmala. Kehadiran Fiki Naki juga menarik perhatian karena film ini menjadi debut aktingnya di layar lebar melalui karakter Firza, seorang mahasiswa yang ikut terseret ke dalam rangkaian teror tersebut.

Di balik kameranya, Paket Santet menjadi pengalaman perdana Dinna Jasanti dalam menggarap film horor. Sebelumnya, Dinna dikenal melalui karya-karya dari genre drama, komedi, hingga keluarga, termasuk Laura & Marsha, My Annoying Brother, dan Dua Hati Biru. Skenarionya ditulis oleh Titien Wattimena, Obe Karel, dan Ambaridzki Ramadhantyo, sementara BASE Entertainment menggandeng sejumlah produser, di antaranya Aoura Lovenson Chandra dan Shanty Harmayn. Film ini mendapat klasifikasi Remaja 13 Tahun (R13) dari Lembaga Sensor Film.

Pada akhirnya, Paket Santet mencoba mengubah cara penonton memandang sesuatu yang sangat biasa: paket yang datang ke rumah. Setelah menonton film ini, mungkin suara kurir mengetuk pintu tidak lagi terasa sesederhana sebelumnya. Sebab di dalam cerita ini, masalah bukan dimulai ketika seseorang mencari santet, melainkan ketika sebuah paket yang tidak pernah dipesan justru datang mencarinya. Dengan misteri pengirim, kutukan yang mengancam nyawa, dan sekelompok anak muda yang harus berpacu dengan waktu, Paket Santet siap membuka pintu terornya di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....