The Dog Stars: saat Dunia Berakhir, Harapan Justru Menjadi Tujuan Perjalanan

  • 31 Jul 2026 23:19 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Bayangkan sebuah dunia setelah peradaban runtuh, ketika bertahan hidup bukan lagi pilihan, melainkan satu-satunya cara untuk terus bernapas. Di tengah lanskap pasca-apokaliptik itulah The Dog Stars membawa penonton mengikuti perjalanan Hig, seorang pilot muda yang berusaha mempertahankan hidup di dunia yang nyaris tidak menyisakan manusia. Film thriller garapan Ridley Scott ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 28 Agustus 2026, menawarkan perpaduan antara ketegangan, survival, misteri, dan pencarian makna kemanusiaan.

Hig diperankan oleh Jacob Elordi, yang dalam film ini harus meninggalkan kehidupan normal dan hidup terisolasi bersama Bangley, seorang mantan anggota militer yang diperankan Josh Brolin. Keduanya membangun sebuah tempat tinggal yang relatif aman di tengah dunia yang telah berubah menjadi brutal. Bagi Bangley, bertahan hidup berarti bersikap waspada dan tidak mempercayai siapa pun. Namun bagi Hig, masih ada bagian dari dirinya yang percaya bahwa mungkin masih ada sesuatu yang layak ditemukan di luar sana. Perbedaan cara pandang inilah yang menjadi salah satu sumber ketegangan utama film.

Situasi berubah ketika Hig menangkap sebuah sinyal radio misterius. Suara dari radio tersebut menjadi semacam secercah cahaya di tengah dunia yang gelap. Hig kemudian memutuskan meninggalkan zona aman dan terbang menuju tempat yang belum diketahui, dengan harapan menemukan kehidupan atau manusia lain yang masih memiliki alasan untuk bertahan. Keputusan tersebut tentu bukan tanpa risiko, karena dunia di luar tempat tinggal mereka menyimpan ancaman yang jauh lebih besar daripada sekadar kelaparan atau penyakit.

Di balik perjalanan tersebut, The Dog Stars sebenarnya membawa pertanyaan yang jauh lebih besar daripada sekadar "bagaimana cara bertahan hidup?". Film ini mempertanyakan apa yang membuat seseorang tetap menjadi manusia ketika aturan, masyarakat, dan peradaban sudah tidak ada. Hig harus memilih antara hidup dengan aman dalam keterasingan atau mempertaruhkan semuanya demi sesuatu yang bahkan belum tentu nyata. Kehadiran Margaret Qualley sebagai Cima, serta Guy Pearce, Benedict Wong, dan Allison Janney, semakin memperkaya dunia yang dibangun film ini.

Menariknya, film ini diadaptasi dari novel The Dog Stars karya Peter Heller yang terbit pada 2012. Skenarionya ditulis oleh Mark L. Smith, sementara Ridley Scott tidak hanya duduk di kursi sutradara, tetapi juga menjadi salah satu produser. Dengan rekam jejak Scott dalam menghadirkan dunia sinematik berskala besar, film ini menjadi salah satu proyek yang menarik perhatian, terutama karena membawa cerita survival yang tidak hanya mengandalkan aksi, tetapi juga atmosfer dan konflik batin para karakternya.

Pada akhirnya, The Dog Stars bukan semata-mata cerita tentang dunia yang telah berakhir. Justru ketika hampir semuanya hilang, film ini mengajak penonton melihat apa yang masih tersisa: harapan, rasa percaya, keberanian, dan keinginan untuk menemukan manusia lain. Dengan Jacob Elordi sebagai Hig, Josh Brolin sebagai Bangley, Margaret Qualley sebagai Cima, serta Ridley Scott sebagai sutradara, film ini siap membawa kisah survival pasca-apokaliptik ke layar lebar mulai 28 Agustus 2026. Karena mungkin, ketika dunia sudah tidak punya masa depan, hal paling berbahaya sekaligus paling manusiawi yang bisa dilakukan seseorang adalah tetap berharap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....