Kung Fu Soccer, saat Jurus Kung Fu Dibawa ke Lapangan Hijau

  • 31 Jul 2026 22:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Bagaimana jadinya jika pertandingan sepak bola tidak hanya mengandalkan kaki, strategi, dan stamina, tetapi juga jurus-jurus kung fu? Pertanyaan itulah yang menjadi daya tarik utama Kung Fu Soccer, film aksi komedi olahraga terbaru karya sutradara Stephen Chow yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 Agustus 2026. Film berdurasi sekitar 106 menit ini mempertemukan dunia sepak bola dengan seni bela diri dalam sebuah cerita penuh aksi, humor absurd, dan semangat untuk membuktikan diri.

Kisahnya berpusat pada Tim Sepak Bola Wanita Emei, sebuah tim yang sejak awal tidak banyak diunggulkan dalam kompetisi. Dipimpin kapten Shuangshuang, yang diperankan Zhang Xiaofei, bersama Yu Long yang diperankan Dilraba Dilmurat, tim tersebut harus menghadapi lawan-lawan tangguh dalam turnamen bergengsi Supreme Invincible Cup. Ketika tekanan semakin besar dan berbagai rintangan muncul, mereka menemukan cara yang tidak biasa untuk meningkatkan kemampuan di lapangan: menggabungkan teknik sepak bola dengan kemampuan bela diri kung fu.

Di balik perjuangan tim Emei terdapat sosok Xu Feng, yang diperankan Lay Zhang. Ia menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan tim ketika mereka berusaha mengubah status sebagai tim yang diremehkan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Namun perjalanan mereka tidak hanya menghadapi lawan di lapangan. Konflik dan perselisihan juga ikut menguji kekompakan tim, membuat pertandingan bukan sekadar persoalan mencetak gol, tetapi juga tentang kepercayaan, persahabatan, dan kemampuan bangkit ketika keadaan berbalik melawan mereka.

Nama Stephen Chow tentu menjadi salah satu alasan terbesar film ini menarik perhatian. Lebih dari dua dekade setelah Shaolin Soccer memperkenalkan kombinasi sepak bola dan kung fu dengan gaya komedi khasnya, Chow kembali membawa formula tersebut ke layar lebar melalui cerita yang berpusat pada sepak bola wanita. Film ini sekaligus menandai kembalinya Chow sebagai sutradara film layar lebar setelah sekitar tujuh tahun. Namun, Kung Fu Soccer bukan sekadar mengulang cerita lama, melainkan menghadirkan karakter dan perjalanan baru dengan tim Emei sebagai pusat cerita.

Jajaran pemainnya juga membuat film ini semakin menarik. Selain Zhang Xiaofei, Dilraba Dilmurat, dan Lay Zhang, film ini turut menghadirkan nama besar seperti Carina Lau serta aktor Jepang Takeru Satoh. Perpaduan pemain dari beberapa negara Asia tersebut memperkuat skala film sekaligus menjadikannya bukan hanya tontonan komedi olahraga, tetapi sebuah proyek yang membawa daya tarik bintang-bintang populer Asia ke dalam satu pertandingan yang penuh aksi.

Pada akhirnya, Kung Fu Soccer menawarkan satu pertanyaan sederhana: bisakah tim yang tidak diunggulkan mengubah kelemahan menjadi kekuatan? Jawabannya akan dimainkan melalui tendangan, tekel, jurus kung fu, dan tentu saja kekacauan khas komedi Stephen Chow. Dengan perpaduan olahraga, bela diri, dan humor yang menjadi ciri khas sang sutradara, film ini berpotensi menjadi tontonan ringan sekaligus penuh energi bagi penonton yang merindukan gaya komedi absurd ala Chow. Mulai 12 Agustus 2026, lapangan hijau bukan lagi sekadar tempat mengejar bola—karena kali ini, setiap tendangan bisa datang bersama jurus kung fu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....