The End of Oak Street, ketika Satu Kompleks Rumah Mendadak Terlempar ke Dunia Dino

  • 31 Jul 2026 22:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Bayangkan bangun di pagi hari, membuka pintu rumah seperti biasa, tetapi dunia di luar sudah bukan lagi dunia yang dikenal. Tidak ada lagi lingkungan perumahan yang tenang, jalanan berubah menjadi wilayah asing, dan sesuatu yang jauh lebih mengerikan mulai mengintai dari balik pepohonan. Inilah premis tidak biasa yang ditawarkan The End of Oak Street, film fiksi ilmiah thriller terbaru yang membawa sebuah keluarga suburban ke situasi yang nyaris mustahil. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 Agustus 2026, sementara perilisan di Amerika Utara berlangsung 14 Agustus.

Cerita berpusat pada keluarga Platt, yang diperankan oleh Anne Hathaway, Ewan McGregor, Maisy Stella, dan Christian Convery. Kehidupan mereka berubah setelah sebuah fenomena kosmik misterius “mencabut” Oak Street dari lingkungan suburbia dan memindahkannya ke tempat yang sama sekali tidak dikenal. Rumah, jalan, kendaraan, hingga lingkungan yang selama ini terasa aman tiba-tiba menjadi bagian dari dunia asing. Yang lebih mengerikan, keluarga ini segera menyadari bahwa satu-satunya peluang untuk bertahan hidup adalah tetap bersama.

Keanehan film ini tidak berhenti pada fenomena perpindahan lingkungan. Trailer memperlihatkan petunjuk bahwa Oak Street seolah terlempar ke dunia prasejarah, lengkap dengan ancaman dinosaurus yang berkeliaran di sekitar mereka. Kendaraan yang biasanya menjadi alat transportasi berubah menjadi sarana perlindungan, sementara halaman belakang rumah yang semula akrab justru bisa menjadi tempat munculnya predator mematikan. Konsep tersebut membuat The End of Oak Street terasa seperti pertemuan antara drama keluarga, misteri kosmik, dan survival thriller—tanpa harus bergantung pada waralaba dinosaurus yang sudah lebih dulu populer.

Di balik proyek ini terdapat nama David Robert Mitchell, sutradara yang dikenal lewat film horor It Follows dan Under the Silver Lake. Mitchell tidak hanya duduk di kursi sutradara, tetapi juga menulis skenarionya. Sementara itu, jajaran produsernya termasuk J.J. Abrams, Hannah Minghella, Jon Cohen, Matt Jackson, Tommy Harper, dan Mitchell sendiri. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu alasan film ini menarik perhatian, terutama karena Mitchell membawa pendekatan misteri dan ketegangan yang berbeda ke dalam cerita survival berlatar dunia prasejarah.

Menariknya, film ini disebut mengambil inspirasi dari nuansa film-film genre era 1970-an dan 1980-an, termasuk pengaruh The Twilight Zone, Poltergeist, dan Signs. David Robert Mitchell bahkan berangkat dari sebuah gagasan sederhana: bagaimana jika dinosaurus tiba-tiba muncul di lingkungan suburban yang sangat biasa? Dari pertanyaan tersebut lahirlah dunia Oak Street yang memadukan sesuatu yang familiar dengan sesuatu yang sama sekali tidak seharusnya berada di sana. Bahkan produser J.J. Abrams menilai film ini menawarkan cerita baru di tengah dominasi waralaba dan reboot, khususnya dalam genre dinosaurus.

Pada akhirnya, The End of Oak Street bukan hanya menjual pertanyaan tentang bagaimana manusia bisa selamat dari dinosaurus. Film ini juga menguji sebuah keluarga ketika seluruh rasa aman mereka tiba-tiba direnggut. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung justru berada di tengah dunia yang penuh bahaya, sementara pilihan untuk bertahan atau terpisah bisa menentukan hidup dan mati. Dengan Anne Hathaway dan Ewan McGregor sebagai pusat cerita, serta sentuhan misteri David Robert Mitchell dan produksi J.J. Abrams, film ini siap membawa penonton Indonesia memasuki Oak Street yang sama sekali berbeda mulai 12 Agustus 2026—ketika lingkungan rumah bukan lagi tempat paling aman, melainkan pintu menuju dunia yang tidak pernah mereka bayangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....